/
Selasa, 27 Desember 2022 | 19:15 WIB
Pesinetron Aliando Syarief diduga alami panic attack saat sedang mempromosikan film terbarunya. (Instagram)

Selebtek.suara.com – Artis muda Aliendo Syarief baru saja mengejutkan publik karena mengaku mengalami masalah OCD atau Obsessive Compulsive Disorder. Akibat gangguan ini, Aliando merasa terganggu dalam melaksanakan aktivitasnya.

Ia sering melakukan aktivitas secara berulang karena tidak bisa mengendalikan pikirannya. Hingga kini Aliando masih terus berusaha menghadapi gangguan mental yang diidapnya.

Selain mengidap OCD, pemeran sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini juga diduga mengalami gangguan Kesehatan mental lain yaitu Panic Attack. Hal ini mencuat setelah beredar cuplikan rekaman saat Aliando tiba-tiba gelisah ketika sedang diwawancarai tim media.

Saat itu, Aliando bersama rekannya yang lain tengah mempromosikan film terbarunya berjudul Argantara. Saat yang lain sedang asyik bercengkrama, tiba-tiba saja Aliando tampak gelisah.

Kegelisahan Aliando ini diduga karena ia mengalami Panic Attack pada saat itu.

Sebenarnya apa itu panic attack dan bagaimana penyebabnya?

Dilansir dari laman alodokter, panic attack merupakan kondisi dimana seseorang mengalami rasa gelisah dan takut berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya menyerang selama beberapa menit hingga setengah jam.

Tak hanya ketika sedang di keramaian, kondisi panic attack ternyata juga bisa dialami ketika seseorang sedang beristirahat.

Panic Attack ditandai dengan detak jantung yang semakin cepat, nafas pendek, pusing, otot tegang atau gemetar.

Baca Juga: Mengenal Sosok Nirwana Selle, Seleb TikTok yang Tewas Terbakar di Tambang Nikel

Gangguan panic attack biasanya muncul ketika tubuh seseorang sedang mempersiapkan respons untuk melawan atau menghindar meskipun sedang tidak dalam situasi bahaya.

Belum diketahui penyebab pasti dari gangguan panic attack. Namun ada beberapa faktor yang memicu seseorang mengalami panic attack. Beberapa diantaranya yaitu trauma yang membuat seseorang tertekan dan konsumsi minuman berkafein yang berlebihan.(*)

Load More