Selebtek.suara.com – Karen’s Diner sedang ramai diperbincangkan karena mengusung tema yang cukup unik. Tak seperti pelayanan restoran lainnya, Karen’s Diner menghadirkan pelayan yang cuek hingga suka marah kepada para customernya.
Konsep ini memang diterapkan di negara asal Karen’s Diner yaitu Australia. Karen’s Diner pertama kali didirikan oleh Adam Levin dan James Farrel pada tahun 2021. Karena keunikannya, restoran ini lalu masuk ke Indonesia pada 15 Desember 2022 lalu.
Pembukaan Karen’s Diner di Indonesia ini menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Banyak yang mengatakan bahwa restoran dengan konsep 'memberikan pengalaman makan yang tidak menyenangkan' ini tidak cocok berada di Indonesia. Hal ini karena budaya Indonesia dengan Karen’s Diner sangat berbeda.
Seorang tiktoker Indonesia dalam akun @dhandyastudio membeberkan alasan mengapa Karen’s Diner tidak cocok dengan budaya Indonesia.
Alasan pertama berasal dari nama Karen’s Diner itu sendiri. Karen’s Diner diambil dari kata Karen yaitu nama wanita di Amerika. Konon, Karen merupakan sosok wanita yang sering marah dan sombong dalam setiap perbuatannya.
“Mean girls banget gitu,”
Di negara asalnya, Karen’s Diner dirasa cocok karena memang budaya mereka seperti itu. Namun Indonesia yang dikenal dengan masyarakatnya yang ramah dinilai tak cocok dengan konsep yang diusung Karen’s Diner.
Tiktoker itu juga menyinggung perihal wanita berjilbab yang sempat membuat konten saat berada di Karen’s Dinner. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa hal itu sedikit bodoh.
Pria dalam akun tikotok @dhandyastudio merasa bahwa di negara asal Karen’s Diner, tidak ada wanita berjilbab yang memasuki restoran tersebut.
Baca Juga: Sering Mengganggu Penampilan, Kenali 6 Penyebab Rambut Bercabang
Alasan selanjutnya, @dhandyastudio mengatakan Karen’d Diner tidak cocok di Indonesia karena kebanyakan dari masyarakat Indonesia terkesan baperan.
“Orang disini tu panasan, emosian, tersinggungan, sakit hatian,” lanjut pria berbaju kotak-kotak itu.
Sedangkan budaya Karen’s Diner diterapkan dari budaya bule yang akan berbicara apa adanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Liburan Keluarga Berujung Duka, Polisi dan Istri Tewas di Jalan Tol Lampung
-
ORI030 Resmi Ditawarkan, BRI Buka Akses Investasi Mulai Rp1 Juta
-
Penantian Panjang Tanjung Carat Berakhir, Pelabuhan Ditarget Mulai Dibangun September 2026
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
BRI Tawarkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Tetap Hingga 7,00 Persen
-
Mengabadikan Momen di Taman Yiheyuan, Pusat Politik dan Ibadah Kaisar Dinasti Qing
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Sinopsis Legal Beat: Gyakuten no Houtei, Drama Jepang Terbaru Suzuka Ouji