Selebtek.suara.com - Kasus tewasnya Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), M Hasya Attalah Syaputra (18), akibat kecelakaan lalu lintas kini mulai ditangani serius. Sebelumnya, kasus yang melibatkan nama purnawirawan polisi, Eko Setio Budi Wahono ini terkesan tak diusut secara serius. Ada apa?
Sebagaimana diketahui, M Hasya yang merupakan korban tewas kecelakaan lalu lintas tersebut justru ditetapkam tersangka oleh polisi dengan dalih kelalaian dalam berlalu lintas. Namun kini, kasus ini menjadi serius dan diusut ulang setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus tewasnya mahasiswa UI tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendengar masukan dari berbagai pihak terkait kasus kecelakaan mahasiswa UI yang melibatkan purnawirawan polisi itu.
"Dan juga tentunya atas perintah dan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai Kapolda saya akan mengambil langkah pertama akan membentuk tim untuk melakukan langkah-langkah pencarian fakta," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/1/2023), seperti dikutip detikcom.
Dalam menangani kasus ini, tim pencari fakta (TPF) juga melibatkan tim eksternal. Sejumlah pakar transportasi hingga pakar hukum akan turut dilibatkan untuk mengusut kematian Hasya ini.
"Tim ini terdiri dari tim eksternal dan internal. Eksternal kami akan mengundang dari pengawas eksternal pakar keselamatan transportasi, pakar hukum, ahli otomotif, terkait dengan produk ATPM. Kemudian teman-teman wartawan juga supaya bisa ikut melihat fakta sebenarnya yang dianggap perlu untuk memperkaya fakta nanti," ujarnya.
Sementara itu, tim internal sendiri akan melibatkan Propam, Bidkum hingga Irwasda Polda Metro Jaya guna mengusut kasus ini secara serius.
"Internal akan beranggotakan Polda Metro Jaya dari Irwasda, Propam, Bidkum , lantas dan kita sudah minta Korlantas dalam rangka pemanfaatan scientific crime investigation laka lantas," terang Fadil Imran.
Fadil menambahkan, pihaknya menargetkan pengusutan TPF ini dilakukan secepat mungkin. Nantinya, setiap temuan TPF diharapkan dapat memenuhi rasa keadilan dan kepastian hukum.
Baca Juga: Wulan Guritno Banyak Adegan Dewasa, Sabda Ahessa Ikutan Panas? Begini Reaksi Wulan
"Ketiga, ada target waktu tim untuk bekerja Lebih cepat," ungkapnya.
Sebagai informasi, kecelakaan lalu linta tersebut terjadi di Jl Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, pada 6 Oktober 2022 lalu. Kasus ini kemudian dihentikan penyidikannya setelah Hasya ditetapkan tersangka dan sudah meninggal dunia. Kemudian, kasus ini mencuat dan menjadi sorotan publik hingga menjadi atensi Kapolri.
Irjen Fadil Imran mengatakan, pihaknya akan menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, M Hasya Attalah Syahputra (18).
"Kami merencanakan rekonstruksi ulang dengan melibatkan seluruh stakeholder dengan tujuan penanganan yang berjalan semakin transparan dan objektif," kata Irjen Fadil.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegas Desak Kejati Jatim: Jangan Beri Penangguhan Penahanan Ferry Irawan Sampai Proses Hukum Selesai!
-
Wulan Guritno Banyak Adegan Dewasa, Sabda Ahessa Ikutan Panas? Begini Reaksi Wulan
-
Terbangun Tengah Malam, Ruben Onsu Tak Mau Pejamkan Mata Karena Kejadian Ini: Harus Kuat, Harus Tegar!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Pahlawan Ekonomi Kreatif: Tetap Cuan Meski Tanpa Kerja Kantoran
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar