Selebtek.suara.com - Media sosial digegerkan dengan beredarnya pesan terakhir korban pembunuhan Slamet Tohari alias Mbah Slamet di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pesan tersebut diduga dikirim oleh Paryanto sebelum meninggal. Ia sempat mengirim pesan berupa voice note kepada anaknya.
Dalam pesan tersebut Paryanto sudah memiliki firasat hidupnya akan berakhir di tangan Mbah Slamet.
Paryanto menyampaikan bahwa dirinya berada di rumah pelaku dan meminta sang anak untuk mencarinya jika tidak mendapatkan kabar lagi darinya.
Berikut isi pesan suara yang dikirim Paryanto sebelum meninggal.
"Tahu lokasinya ini dimana. Ini lokasinya di rumahnya dia gitu. Masih satu kampung, ini rumah orang tuanya sekitar 100 meter baru rumahnya dia, sama aja namanya kampung Selamet," bunyi pesan yang diduga dari Paryanto, dikutip dari akun @lambee.pedes, Kamis (6/4/2023).
"Tahu kalau di shareloc ini rumah orang tuanya atau rumahnya dia sama lah. Takutnya kenapa-kenapa ayahnya gitu loh. Iya sih cuma intinya waspada aja," sambungnya.
Dalam pesan tersebut, Paryanto juga mengaku takut akan terjadi sesuatu pada dirinya yang saat itu sendirian tanpa pendamping.
"Dia sih pernah kasih ayah 100 lebih. Cuma ini waspada aja takutnya namanya ayah nggak teman, nggak punya ajudan, nggak punya asisten, nggak punya rekan-rekan yang ayah percaya lagi makanya ayah agak sedikit ngeri gitu loh," ujar Paryanto dengan suara lirih.
Baca Juga: Alasan Tak Perkarakan Once Mekel dari Dulu, Ahmad Dhani: Kesalnya Baru Sekarang
Paryanto pun menyebut dirinya mengantuk usai menenggak minuman hingga tak kuasa berdiri.
"Apalagi tadi di hutan ayah nggak sadar, Ayah ngantuk mulu abis minum P**a*i. Tidur lagi tidur sampai ayah sambil bersila nih sambil menunggu eh kepalanya langsung tidur di bawah kan aneh. Tiap ngomong aja kayak orang mabuk. Ini ayah ngomong sendiri kayak orang gila," ujarnya.
Usai mendapatkan pesan tersebut, sang anak kemudian melapor ke Polres Banjarnegara, pada Senin (27/3/2023).
Jenazah Paryanto ditemukan telah dikubur Mbah Slamet di pinggiran hutan Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.
Setelah melakukan penyelidikan polisi menangkap Mbah Slamet, Minggu (2/4/2023).
Mbah Slamet menipu korbannya dengan mengaku mampu menggandakan uang. Hingga kini, ia diketahui telah membunuh 12 orang dengan modus memberi minumam berisi racun.(*)
Berita Terkait
-
Serial Killer Mbah Slamet: Dukun Pengganda Uang dari Desa Balun Banjarnegara
-
Kronologi 2 Pasutri Asal Pesawaran Mengenal Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang
-
Blak-blakan! Mbah Slamet Tega Habisi 12 Nyawa Demi Uang dan Bayar Hutang
-
Kronologi Dua Pasutri Asal Lampung Dilaporkan Hilang, Berakhir Jadi Korban Dukun Slamet
-
4 Warga Pesawaran Jadi Korban Pembunuhan Berantai Mbah Slamet, Semuanya Pasutri
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali