Selebtek.suara.com - Ricky Harun mendadak jadi sorotan warganet. Pasalnya, ia diduga terlibat kasus tindak pidana pencucian uang Rafael Alun Trisambodo.
Setelah Raffi Ahmad, Rizky Billar, dan Rendy Samuel, kini Ricky Harun diduga adalah artis inisial R yang disebut Sekretaris Indonesia Audit Watch (IAW) terlibat dalam bisnis kotor eks pejabat pajak itu.
Melansir Suara.com, kabar tersebut disebarkan melalui sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube Hartono De Guzman pada Jumat (14/4/2023).
"Ricky Harun Terseret Kasus Korupsi Rafael Alun" demikian judul video tersebut.
Dalam video tersebut disampaikan bahwa Ricky Harun sudah menjabat sebagai Komisaris Independen PT HK Metals Utama sejak tahun 2021.
Posisi strategis tersebut membuat bapak empat anak itu masuk dalam pusaran bisnis pencucian uang Rafael Alun.
Tak hanya itu, Ricky Harun juga diduga menerima kartu kredit dan mobil Honda mobilio dari Rafael Alun.
Narasi yang sama juga terdapat dalam unggahan akun TikTok @abahtukanggosip.
Namun, narasi tersebut tidak memberikan bukti serta keterangan langsung dari yang bersangkutan hingga masih bersifat dugaan.
Baca Juga: Jane Callista dan 4 Anak Indonesia Akan Tampil Sepanggung dengan Barry Manilow di New York
Pihak IAW pun belum mengungkap siapa sebenarnya sosok inisial R yang dimaksud.
Sementara itu, PT HK Metals Utama mengangkat Ricky Harun sebagai Komisaris Independen perusahaan dengan beberapa tujuan.
Melansir CNN, Direktur HK Metals Utama Jodi Pujiyono Susanto pada 2021 menyebut salah satu alasan pengangkatan Ricky karena perusahaan membutuhkan sorotan media untuk mendorong keterbukaan informasi perusahaan.
Di sisi lain, ia menilai peran Ricky bisa meningkatkan pemasaran produk dan meningkatkan segmen pasar baru bagi perusahaan.
Meski masih berupa dugaan sejumlah warganet tak segan-segan menanyakan kebenaran kabar tersebut di kolom komentar Instagram Ricky Harun.
"Kak bener isu kasus sama mantan pejabat itu??," tanya @ddewp***.
Tag
Berita Terkait
-
Fuji dan Haji Faisal Didesak Kembalikan Uang Donasi Rp 400 Juta untuk Gala Sky: Uang Hasil Nipu, Nggak Berkah!
-
Bukan Kaleng-kaleng, Hasil Survei: Nyaris 50 Persen Warga Depok Inginkan Kaesang Jadi Wali Kota! Bagaimana Nasib PKS?
-
Gugat Cerai Istri, Ari Wibowo Malah Tak Hadiri Sidang Perdana
-
Di Ambang Perceraian, Ari Wibowo dan Inge Anugrah Mengaku Masih Tinggal Serumah
-
Nagita Slavina Dipuji Punya Sifat Sabar dan Cuek, Warganet Tak Terima: Karena Dia Kaya!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja