/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 08:22 WIB
Bima Sakti (Instagram/@bimasakti_tukiman)

Selebtek.suara.com - Bima Sakti buka suara soal tudingan dirinya tak layak melatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023.

Menurutnya, penolakan tersebut wajar karena publik menginginkan timnas tampil lebih baik lagi.

Karena itu, publik melampiaskan keinginan mereka dengan melontarkan kritikan terhadap dirinya.

"Saya tetap fokus ya dengan penunjukkan saya sebagai pelatih (Timnas Indonesia U-17). Saya menilai (penolakan) itu wajar karena mereka mau timnas ini bagus kan," ujar Bima Sakti, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (1/7/2023).

"Itulah pelampiasan mereka sampaikan kritik," lanjutnya.

Bima Sakti berjanji akan bekerja semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk membayar kepercayaan dari PSSI yang telah menunjuknya.

Ia pun sempat menyinggung soal 'pemain titipan' jelang Piala Dunia U-17 2023. Dirinya tegas akan berusaha amanah dalam menjalankan tugasnya.

"Ya kita kerja saja, yang penting saya amanah. Artinya tidak ada pemain titipan, gak jujurlah, gitu," kata

Meski diserang, Bima Sakti mengaku tidak baper dan menganggap semua krikan itu demi kemajuan sepak bola Tanah Air.

Baca Juga: Ruben Loftus-Cheek Isi Lubang AC Milan Usai Ditinggal Sandro Tonali ke Newcastle United

"Selama ini saya tidak pernah baper, tahu sendiri kan dari zaman dahulu bagaimana, tapi saya gak baper dan menilai positif saja," pungkasnya.

Diketahui, Bima Sakti menjadi korban hujatan netizen usai ditetapkan sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.

Bukan tanpa alasan, keputusan Erick Thohir menunjuk Bima Sakti untuk menakhodai Timnas Indonesia U-17 dianggap kurang tepat.

Pasalnya, Bima Sakti yang gagal meloloskan Timnas U-16 ke Piala Asia U-17 2023 dianggap anti pemain keturunan.

Netizen pun menyindir Bima Sakti atas insiden local pride di piala AFF U-16 2022.(*)

Load More