/
Minggu, 06 Agustus 2023 | 13:15 WIB
Pendiri Microsoft dan mega-donor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Bill Gates, simak kisah sukses yang sering salah kaprah (foto: BBC/PA/Sean Coughlan)

Selebtek.suara.com - Bill Gates, nama yang sangat terkenal berkat kisah sukses dalam dunia teknologi dan menjadi salah satu orang terkaya di dunia

Pendiri Microsoft ini telah menciptakan perusahaan software terbesar di dunia. 

Perjalanan kisah sukses Bill Gates dalam mendirikan Microsoft hingga  menuju keberhasilan penuh dengan pengorbanan.

Bahkan, Bill Gates memutuskan untuk putus kuliah dari Harvard University agar dapat fokus ke Microsoft yang ia dirikan. 

Kabar terbaru, Forbes Real-Time Net Worth menempatkannya di peringkat kelima sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai USD 117.6 billion atau sekitar Rp1,781 triliun.

Dilansir dari Hops.ID oleh Selebtek.suara.com, Minggu (6/8/2023) William Henry "Bill" Gates III, demikian nama lengkapnya, dilahirkan di Seattle, Washington pada 28 Oktober 1955. 

William Henry Gates II alias ayahnya merupakan pengacara terkemuka. 

Bill Gates tumbuh dalam keluarga yang berkecukupan dan memberikan dukungan penuh atas minatnya pada komputer.

Gates merupakan pribadi yang tidak suka diatur oleh orang tuanya. 

Baca Juga: Biodata dan Agama Farah Quinn, Diduga Pernah Berhubungan dengan Mantan Mendag Inisial G

Saat usia 13 tahun, sebuah pertengkaran terjadi, yang membuatnya harus berbicara kasar pada ibunya hingga membuat ayahnya melempar botol minum ke wajahnya. 

Setelah mendapat bantuan dari seorang terapis, diketahui bahwa Bill Gates selalu menang dalam perdebatan sehingga disarankan untuk tidak terlalu membatasi.

Mengetahui hal itu, orang tuanya membiarkan Gates tumbuh secara mandiri dan mengikuti hobinya dalam mengutak-atik komputer. 

Sejak masih muda, orang terkaya di dunia ini telah menunjukkan minatnya pada dunia komputer. 

Pada usia 13 tahun, ia sudah diperkenalkan dengan komputer saat masih sekolah di Lakeside School.

Ia membeli perangkat terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk siswa. 

Program komputer pertama yang berhasil ditulisnya dengan bahasa pemrograman BASIC.

Setelah lulus dari Lakeside School pada 1973, Bill diterima di Harvard College yang mengantarkannya bertemu dengan Paul Allen. 

Setelah 2,5 tahun kuliah, ia memutuskan untuk berhenti kuliah aliass drop out demi mengembangkan Microsoft bersama Paul Allen. 

Keputusannya untuk drop out didukung penuh oleh orang tuanya. 

Rupanya ia menyesal tidak menyelesaikan kuliahnya, namun pilihan Bill Gates untuk drop out ternyata lebih tepat baginya.

Microsoft berhasil mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi atau PC dengan MS-DOS-nya pada pertengahan 1980-an, diikuti oleh jajaran sistem operasi Microsoft Windows. 

Selama berbisnis, Bill Gates menghadapi beberapa masalah hukum, termasuk tuntutan Departemen Keadilan Amerika Serikat atas tuduhan monopoli. 

Namun, ini tidak menghancurkan usahanya, malah Microsoft semakin berkembang pesat hingga saat ini. 

Selain berbisnis, Bill Gates juga fokus pada filantropi.

Ia menikahi Melinda French pada tahun 1994 dan bersama-sama mendirikan yayasan amal, Bill & Melinda Gates Foundation. 

Tujuan utama yayasan ini adalah memperbaiki sistem kesehatan dan mengurangi kemiskinan ekstrem di seluruh dunia. 

Selain itu, ia juga bertujuan memperluas kesempatan pendidikan dan akses ke teknologi informasi di Amerika Serikat. 

Meski Bill Gates telah mencapai kesuksesan besar, ia tetap merasa bahwa investasi terbaik dalam hidupnya adalah fokus pada filantropi dan kepedulian terhadap sesama.(*)

Load More