SUARA SEMARANG - Komisaris PSIS Semarang, Junianto memberikan pesan jelang laga perempat final melawan Bhayangkara FC.
Diketahui, PSIS Semarang akan melawan Bhayangkara FC pada Minggu (3/7/2022) di Stadion Jatidiri pukul 15.30 WIB.
Dalam pesannya, Komisaris PSIS Semarang menginginkan laga tidak berakhir dengan adu penalti.
Junianto ingin PSIS Semarang mencetak gol yang banyak sehingga tidak terjadi adu penalti.
Dia juga mengatakan akan hadir langsung dalam laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC besok.
"KULO NUWUN JATIDIRI besok birukan jatidiri ya ada ebes jangan sampai pinalti ya le @alfeandradewangga dkk cetak gol sebanyak2nya ini semarang le..." tulis dalam caption instagram Komisaris PSIS Semarang, @anto_van_java.
Junianto berjanji jika PSIS Semarang menang, dia akan mengusut calo tiket yang meresahkan.
Dia akan mendatangi kepolisian untuk membereskan masalah calo tiket yang membuat pendukung PSIS Semarang kecewa belakangan ini.
"bila masuk semi final seninnya saya upayakan tak ke polrestabes atau polda jateng mau kulo nuwun biar bantu goleki calo2 yg bikin resah adik2ku..." sambungnya.
Baca Juga: Beri Peringatan ke Customernya, Wajah Para Pegawai yang Cemong Jadi Sorotan
Diketahui, pada 2 pertandingan di babak perempat final Piala Presiden 2022 selalu berakhir dengan adu penalti.
PSS Sleman menjadi tim pertama yang masuk babak semifinal setelah mengalahkan Persib Bandung dengan adu penalti pada Jumat (1/7/2022) di Stadion Si Jalak Harupat.
Kemudian disusul Arema FC yang menumbangkan Barito Putra lewat adu penalti pada Sabtu (2/7/2022) di Stadion Kanjuruhan Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?