SUARA SEMARANG - Kota Semarang kembali sabet anugerah penghargaan sebagai predikat Kota Layak Anak kategori Nindya untuk tahun 2022.
Predikat Kota Layak Anak behasil dipertahankan oleh Kota Semaraang sejak tahun 2017 lalu.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyerahkan penghargaan predikat Kota Layak Anak pada Kota Semarang pada Sabtu (23/7/2022).
Penghargaan diberikan langsung Menteri PPPA Bintang Puspayoga dan diterima Wakil WaliKota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
"Kami berterimakasih pada Kementerian PPPA ini wujud dalam pembangunan SDM di Kota Semarang," kata Mbak Ita, sapaan wakil walikota Semarang.
Mbak Ita menyebut jika penghargaan tersebut penting sebagai pendorong seluruh stakeholder di ibu kota Jawa Tengah.
Untuk lebih memperhatikan pentingnya perwujudan Kota Layak Anak dalam proses pembangunan di Kota Semarang.
"Penghargaan ini bukanlah menjadi tujuan dalam berbagai upaya yang dilakukan di Kota Semarang, tapi menjadi pondasi pembangunan Kota Semarang," katanya.
Adapun predikat Kota Layak Anak kategori Nindya sendiri berhasil dipertahankan oleh Kota Semarang sejak tahun 2019.
Baca Juga: Jawaban Ganjar Pranowo Soal Isu PDI Perjuangan Larang Dirinya Keluar Jawa Tengah
Sebelumnya, pada tahun 2017 sendiri Kota Semarang mendapatkan predikat kategori Pratama.
Kemudian meningkat menjadi kategori Madya di 2018, dan lalu kembali naik kategori di tahun selanjutnya menjadi Nindya hingga saat ini.
"4 dari 5 misi pembangunan di Kota Semarang saat ini adalah fokus dalam pengembangan SDM, sehingga tentu predikat Kota Layak anak menjadi capaian penting dalam fokus pengembangan SDM itu sendiri," kata Mbak Ita.
Terpisah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menambahkan, perwujudan Kota Layak Anak sejalan dengan semangat mendorong Kota Semarang sebagai kota keberlanjutan atau sustainable city.
"Generasi hari ini memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi selanjutnya, maka membangun Kota Layak Anak menjadi salah satu cara terbaik dalam mendorong terwujudnya generasi emas Kota Semarang ke depan," katanya.
Menteri PPPA Bintang Puspayoga berharap raihan predikat yang didapatkan dapat menjadi penyemangat untuk lebih melindungi kelompok anak di berbagai daerah, termasuk Kota Semarang.
Berita Terkait
-
Semarang Punya Hangout Cozy di Sakapatat Garden, Unik Bagi Outfit Serba Merah Free Cocktail
-
Sejumlah Potongan Bagian Tubuh Manusia Ditemukan di Sekitar Jembatan Semarang
-
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Jembatan Semarang, Polisi Kirim ke RS
-
Rafathar Kembali Diejek oleh Suporter ketika Rans FC Bertanding, Warganet Miris
-
Waduh! Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Desa Kalongan Kabupaten Semarang, Ini Penjelasan Polisi
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
-
Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram
-
Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu
-
Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya
-
Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan
-
Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional
-
Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan
-
Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya
-
Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934