/
Selasa, 26 Juli 2022 | 16:28 WIB
Gibran Minta Maaf atas Insiden Suporter Persis Solo di Tugu Jogja (TikTok @indonesia_maju2045)

SUARA SEMARANG - Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka secara terbuka minta maaf kepada warga Jogjakarta atas insiden yang terjadi di Tugu Jogja pada Senin (25/7/2022).

Gibran mengaku akan bertanggungjawab penuh atas kejadian yang membuat tidak nyaman warga Jogja atas perilaku suporter Persis Solo.

Menurut Gibran jika ulah para suporter di luar dari koordinasi awal saat akan berangkat mendukung dalam laga Persis Solo vs Dewa United di Magelang.

"Yang jelas saya memohon sebesar-besarnya untuk warga jogja yang kemarin merasa tidak nyaman atas kejadian ini," kata Gibran, melalui akun TikTok @indonesia_maju2045 Selasa (26/7/2022).

Karenanya, apa yang telah terjadi dan meninggalkan kerusakan akan menjadi tanggung jawab dia dan siap menanggungnya.

"Saya bertanggung jawab penuh jika ada kerusakan dan hal hal yang lain-lain," katanya.

Kekinian, untuk menjaga kondusifitas pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo.

Koordinasi termasuk untuk memperhitungkan kerugian yang ditimbulkan dan mengidentifikasi oknum suporter yang telah berbuat onar dan anarkis.

"Kemarin saya sudah kooridnasi dengan manajemen persis, konunikasi juga dengan Kevin, sudah identifkasi ada beberapa warung, kerusakan jadi tanggung jawab kami," katanya.

Baca Juga: Selebgram Semarang Iyakiyok Ditangkap Polisi Terkait Judi Online

Sebelumnya, Gibran mengaku sudah ada koordinasi awal sebelum keberangkatan suporter ke Magelang untuk laga kandang.

Dalam koordinasi tersebut salah satunya terkait jalur transportasi yang akan dilalui untuk menuju Magelang dari Solo oleh para suporter.

Salah satunya jalur lewat Selo Boyolali, tidak disarnkan untuk lewat Jogja.

"Kemarin sebelum berangkat sudah kami sarankan dari suporteer, lewatnya Selo saja, ada beberapa yang memang masuk jogja dan itu tidak kami rekomendasikan lewat situ," terang Gibran.

Terakit oknum suporter yang berbuat rusuh apakah akan dikenai tindak pidana Gibran menyerahkan semua pada pihak berwajib.

"Sudah saya identfikasi para suporter yang lewat sana, videonya sudah sangat jelas sekali. Nanti akan ditindaklanjuti oleh pihak berwajib," katanya.

Sementara, kepada oknum suporter yang terlibat insiden di Jogja apakah akan blacklist untuk tidak mendapatkan tiket nonton pertandingan Gibran menyerahkan pada manajemen Persis Solo.

"Saya memerintahkan manajmen persis untuk selektif dalam penjualan tiket. Siapa saja pelakunya, dari kelompok mana, mnungkin kedepan tidak diberikan tiket. Soal blacklist ke manajemen saja ya," katanya.

Kepada yang terluka Gibran siap menanggung pengobatan meskipun kabar terakhir yang ia dapatkan ada tiga orang luka dan sudah penanganan medis dengan dijahit.

Di beritakan sebelaumanya, rombongan pemotor suporter Persis Solo yang hendak menonton pertandingan di Magelang terlibat keributan dengan warga di Jombor, Sleman, DIY, Senin (25/7/2022).

Rombongan tersebut akan menyaksikan pertandingan Persis kontra Dewa United pada laga Liga 1 2022/2023 di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Insiden juga terjadi di kawasan Tugu Jogja yang membuat suasana rusuh dan menyinggung warga Jogjakarta.  

Load More