SUARA SEMARANG - Terjadi hal menarik saat Dewa United menjamu PSIS Semarang pada Senin (29/8/2022) sore dalam pekan ketujuh BRI Liga 1.
Pemain pengganti Dewa United yang baru masuk, Fahmi Al Ayyubi langsung mendapatkan kartu kuning saat melanggar pemain PSIS Semarang yang mulai membangun serangan.
Beberapa menit kemudian Fahmi Al Ayyubi dengan kecepatannya melakukan dribel cepat ke sisi kiri pertahanan PSIS Semarang dan menciptakan peluang untuk Dewa United.
Tak berselang lama lagi, Fahmi Al Ayyubi yang berusaha menyerang mendapatkan kawalan dari Oktafianus Fernando dan Jonathan Cantillana.
Fahmi Al Ayyubi terjatuh dan meraih bola dengan tangannya. Wasit kemudian meniup peluit dan pelanggaran ditujukan kepada Fahmi Al Ayyubi yang memegang bola dengan sengaja.
Fahmi Al Ayyubi mendapatkan kartu kuning kedua pada menit 85 sehingga harus mandi lebih cepat.
Namun rupanya Fahmi Al Ayyubi tak segera keluar lapangan dan sempat berargumen.
Tindakan Fahmi Al Ayyubi tersebut memicu emosi para pemain karena pemain yang sudah dikartu merah tersebut enggan keluar lapangan.
Kiper PSIS Semarang, Redondo juga terpancing mendatangi Fahmi Al Ayyubi dan menyuruhnya segera keluar lapangan dengan mendorongnya.
Baca Juga: Usai Sampaikan 4 Tuntutan Dalam Demo di DPR, Massa Ojol Tinggalkan Gedung Parlemen
Akhirnya Redondo juga mendapatkan kartu kuning dari wasit dalam kejadian tersebut.
Akhirnya Fahmi Al Ayyubi ditarik keluar dan diminta segera meninggalkan bench oleh perangkat pertandingan yang mengenakan jas hitam.
Dalam pertandingan Dewa United vs PSIS Semarang, kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri