SUARA SEMARANG - Kabar terbaru diinformasikan oleh striker PSIS Semarang Carlos Fortes yang bangga berseragam Timnas Garuda.
Carlos Fortes yang sedang menjalani masa penyembuhan cedera di Klinik Benfica Portugal menunjukkan dia sedang mengenakan kostum Timnas Garuda.
Tampak Carlos Fortes tersenyum saat mengenakan seragam Timnas Garuda yang berwarna merah.
Sergam timnas Indonesia itu dia kenakan, dengan menunjukan lambang Garuda di sebelah dada kanan dan sponsor Mills di sebelah dada kiri.
Carlos Fortes juga menyebutkan kata 'Garuda' dengan motikon tersenyum sembari berdiri. Seolah menunjukkan dia sudah baik baik saja dari proses penyembuhan cedera hamstring.
Carlos Fortes menunjukkan dia berseragam Timnas Garuda pada Instagram Story miliknya, Kamis (8/9/2022).
Meski demikian belum dipastikan apakah sebenarnya Carlos Fortes kini berseragam Timnas Garuda, menjadi bagian dari Timnas senior Indonesia.
Jika Carlos Fortes gabung dengan timnas Indonesia maka dia adalah pemain naturalisasi seperti Jordi Amat dan Sandy Walsh yang baru-baru ini menjadi WNI.
Proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh telah memasuki babak akhir. Keduanya sudah disetujui oleh Komisi III dan X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca Juga: Pangeran Charles Jadi Raja Baru Inggris, Ini Profil Singkatnya
Profil Carlos Fortes
Pemilik nama lengkap Carlos Manuel dos Santos Fortes lahir 9 November 1994 di Lisabon Portugal.
Dia adalah pemain sepak bola profesional asal Portugal yang bermain untuk PSIS Semarang sebagai penyerang.
Sebelum bermain untuk PSIS Semarang, Carlos Fortes menjadi striker tajam milik Arema FC di BRI Liga 1 musim 2021-2022.
Dengan ciri khas rambut gondrong permainannya selalu ciamik ketika duel di udara. Dia disebut dengan julukan sang Predator.
PSIS Semarang pun kepincut mendatangkan Carlos Fortes dari Arema FC, pada musim BRI Liga 1 2022-2023.
Tag
Berita Terkait
-
UPDATE Harga iPhone 14 Series di AS, Inggris, Jepang, Jerman, India, Berapa di Indonesia?
-
Indonesia Police Watch Desak Kapolri Tangkap Para Bandar Judi
-
Info Lowongan Kerja Rekrutmen Staf RSUI September 2022
-
Ngilu Bengkak Kaki Ricky Kambuaya, Pemain Mahal Persib Bandung Bakal Dipaksa Bertarung Main VS Musuh Bebuyutan Persebaya yakni Arema FC?
-
Kolang Kaling Menuju Ekspor Dunia, Pertiwi Indonesia Resmikan Rumah Produksi UMKM Si Koling di Jatirejo Semarang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel