SUARA SEMARANG - Untuk pertama kalinya dalam 10 musim, EVOS Legends tidak lolos babak playoff MPL ID.
EVOS Legends harus pulang lebih awal setelah kalah 2-0 dari RRQ Hoshi di pertemuan kedua di antara mereka season ini.
Dengan demikian, babak playoff MPL ID season 10 tidak akan diramaikan oleh EVOS Legends.
Dalam pertandingan RRQ Hoshi vs EVOS Legends, kemenangan sangat dibutuhkan kedua tim.
EVOS Legends butuh kemenangan untuk bisa melaju ke babak palyoff MPL ID season 10.
Di sisi lain, RRQ Hoshi membutuhkan kemenangan untuk memastikan dirinya di upper bracket babak playoff MPL ID season 10.
Andai saja EVOS Legends menang melawan RRQ Hoshi, sejatinya Macan Putih tetap harus menunggu RBL esok.
Namun karena EVOS Legends kalah dari RRQ Hoshi, perjalanan Sutsujin dan kawan-kawan dipastikan tidak akan berlanjut.
Dalam pertandingan EVOS Legends vs RRQ Hoshi, sang raja sangat mendominasi.
Meskipun di awal tertekan oleh EVOS Legends, RRQ Hoshi bisa bangkit di mid game hingga menang di babak pertama.
Kebangkitan RRQ Hoshi berlanjut di babak kedua, yang mana Albert yang menggunakan Lancelot tidak terhentikan.
Pelatih RRQ Hoshi, Fiel mengatakan timnya sempat terseok-seok karena semua tim berkembang.
Namun dirinya yakin RRQ Hoshi bisa bangkit memperbaiki posisi hingga dapat memastikan upper bracket menemani ONIC Esports.
Fiel menambahkan, tidak lolosnya EVOS Legends membuat kompetisi MPL ID musim ini ada yang kurang.
"Biasanya El Clasico (RRQ Hoshi vs EVOS Legends) berlanjut sampai playoff. Tapi untuk musim ini tidak ada mereka," ungkapnya.
Namun Fiel mengatakan, hal ini bisa menjadi evaluasi bagi EVOS Legends karena masih ada season ke depan untuk berkembang.
Ditanya mengenai apa yang ditargetkan RRQ Hoshi, Fiel mengatkan ingin mendapatkan slot M4.
"Kalau ditanya apa yang ditunggu, pastinya kami ingin dapat slot di M4," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi