SUARA SEMARANG - PSIS Semarang melakoni laga uji coba dengan tim dari Liga 2, yakni PSIM Yogyakarta pada Jumat (25/11/2022) sore di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang.
Dalam laga PSIS Semarang vs PSIM Yogyakarta tersebut, dua legiun asing Laskar Mahesa Jenar, yakni Carlos Fortes dan Jonathan Cantillana tidak bisa ikut bertanding.
Diketahui, Carlos Fortes beberapa waktu lalu pamit kepada fans PSIS Semarang untuk pulang ke Portugal dalam rangka mengurus dokumen pernikahanya.
Sementara Jonathan Cantillana terpaksa absen dalam laga uji coba tersebut karena demam.
Hasilnya, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-1. Gol satu-satunya PSIS Semarang dicetak oleh Wawan Febriyanto melalui titik penalti.
Asisten Pelatih PSIS Semarang Achmad Resal mengaku kecewa atas hasil di laga ini.
Meskipun demikian, dikatakan bahwa dia puas dengan kinerja pemain di lapangan karena mampu menerapkan latihan.
"Intinya saya kecewa dengan hasil di latih tanding ini tetapi melihat progress dari para pemain saya puas. Para pemain dapat mengimplementasikan apa yang kita lakukan di latihan untuk dibawa ke dalam sebuah pertandingan. Setelah ini kami akan terus evaluasi dan perbaiki-perbaiki kekurangan yang ada di tim sebelum dilanjutkannya kompetisi BRI Liga 1," tandas Achmad Resal dikutip dari laman psis.co.id.
Jalannya pertandingan uji coba PSIS Semarang vs PSIM Yogyakarta sebenarnya didominasi oleh Mahesa Jenar.
Baca Juga: Piala Dunia Grup A: Derita Qatar yang Sudah Pasti Tersisih di Rumah Sendiri
Namun pada menit ke-19 PSIM Yogyakarta berhasil mencetak gol lewat Hapidin memanfaatkan miskomunikasi lini belakang PSIS Semarang.
Pada menit ke-80, PSIM Yogyakarta malah menggandakan keunggulan lewat Sugiyanto, manfaatkan kelengahan lini belakang pemain PSIS.
PSIS Semarang memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti yang berhasil dituntaskan oleh Wawan Febrianto di menit ke-83.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSIM Yogyakarta unggul 2-1 atas PSIS Semarang pada laga latih sore itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup