SUARA SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Semarang mengimbau para pengusaha dan pekerja untuk memanfaatkan program BP Jamsostek.
Ketua APINDO Kota Semarang, Dedi Mulyadi Ali menilai bahwa program yang ditawarkan BP Jamsostek sangat membantu bagi kalangan pengusaha, khususnya saat masih belum stabilnya pertumbuhan ekonomi.
Ada beberapa program dari BP Jamsostek yang dia soroti, termasuk jaminan kecelakaan, jaminan kematian dan jaminan pensiun hingga jaminan kehilangan pekerjaan untuk pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja.
"Saya rasa program saat ini sudah cukup baik memberikan manfaat apalagi untuk pekerja yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja," ujar Dedi, Sabtu (3/12/2022).
Untuk itu, APINDO Kota Semarang mendorong para perusahaan di kota Lunpia untuk mendaftarkan pekerjanya ke BP Jamsostek sesuai dengan perundangan yang berlaku.
"Jangan sampai (upah) yang dilaporkan hanya sebagian. Memang itu enak di awal karena iuran jadi sedikit, tapi nanti bisa jadi masalah hukum kalau ketahuan," ungkapnya.
Diakuinya, beberapa perusahaan di Kota Semarang masih belum bergabung dan memanfaatkan program dari BP Jamsostek.
Pihaknya meminta BP Jamsostek untuk sering terjun ke lapangan guna memastikan perusahaan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BP Jamsostek sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.
Pekerja yang sudah menjadi peserta BP Jamsostek juga diminta sering mengecek informasi, termasuk status kepesertaannya dan saldo yang nantinya bisa dicairkan.
Baca Juga: Nekat! Dua Pria Berseragam PNS Diciduk Polisi Saat HUT PGRI di Semarang, Bukan Guru Ternyata Copet
"BP Jamsostek juga harus lebih sering terjun ke lapangan untuk pengawasan serta sosialisasi. Kan misalnya ada program beasiswa untuk anak buruh yang berprestasi, tapi banyak yang tidak tahu," tambahnya.
Sementara itu Direktur Utama BP Jamsostek, Anggoro Eko Cahyono menyebutkan bahwa saat ini peserta BP Jamsostek mencapai 35 juta pekerja.
Dalam lima tahun ke depan BP Jamsostek menargetkan kepesertaan tumbuh dua kali lipat menjadi 70 juta peserta.
Untuk mempermudah melakukan pelayanan BP Jamsostek pihaknya telah melakukan digitalisasi dalam pelayanan.
"Dulu peserta butuh waktu 10 sampai 15 hari untuk klaim. Saat ini klaim hanya 12 menit dengan Jamsostek Mobile (JMO)," pungkasnya. (ade lukmono)
Berita Terkait
-
Nekat! Dua Pria Berseragam PNS Diciduk Polisi Saat HUT PGRI di Semarang, Bukan Guru Ternyata Copet
-
5 Stadion Jadi Venue Lanjutan BRI Liga 1, Kandang PSIS Semarang Masuk Daftar
-
Madura United vs PSIS Semarang, Laskar Mahesa Jenar Terancam Tanpa Carlos Fortes
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Minggu, 4 Desember 2022
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman