SUARA SEMARANG - Stadion Jatidiri oleh Arema FC ditolak oleh suporter PSIS Semarang dan lampu merah juga diberikan oleh Disporapar Jateng.
Disporapar Jateng adalah kepanjangan tangan dari Pemprov Jateng selaku pemilik Stadion Jatidiri tak mengizinkan penggunaan sebagai kandang Singo Edan - julukan Arema.
Dengan demikian, jawaban yang sama atau klop disampaikan oleh suporter PSIS Semarang dengan Disporapar Jateng bahwa Arema tak bisa berkandang di Stadion Jatidiri.
Sebelumnya, Panser Biru yang merupakan salah satu kelompok suporter PSIS Semarang dengan tegas menyatakan penolakannya.
Alasannya adalah sebagai bentuk rasa solidaritas suporter PSIS Semarang atas korban Kanjuruhan. "apapun itu kami sesama suporter pasti mempunyai rasa yang sama saat teman2 Aremania belum mendapatkan keadilan," tulis akun @panserbiru2001.
Dengan demikian, Panser Biru menolak Arema berhome base di Semarang. “ Luka Mereka Luka Kita Juga“, lanjutnya.
Suara penolakan itu bisa jadi didengar oleh Disporapar Jateng. Dalam akun twitternya, @disporaparjtg memberikan penjelasan.
Bahwa pihaknya telah menerima aspirasi dari berbagai pihak terkait rencana penggunaan Stadion Jatidiri Untuk Arema FC.
Sesuai rencana Stadion Jatidiri yang merupakan kandang PSIS Semarang itu akan digunakan untuk pertandingan Home Arema FC selama putaran kedua Liga 1 periode 2022 - 2023.
Baca Juga: Dear Suporter PSIS Semarang, Arema FC Berencana Pakai Stadion Jatidiri sebagai Kandang
"Maka Disporapar Provinsi Jawa Tengah belum mengizinkan pemakaian Stadion Jatidiri untuk menggelar pertandingan Home Arema FC selama putaran kedua Liga 1 periode 2022 - 2023," bunyi penjelasannya.
Sebelum ke Stadion Jatidiri, Arema FC juga ditolak oleh Pemkab Bantul terkait penggunaan Stadion Sultan Agung.
Bahkan salah satu klub Liga 3 dengan terang-terangan menolak Arema FC berhome base di Yogyakarta.
Terusirnya Arema dari Stadion Kanjuruhan ini diakibatkan tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan banyak suporter yang meninggal. Mereka dihukum tidak boleh bermain di kandang.
Untuk itu mereka harus mencari kandang baru sebagai stadion untuk bermain home. Namun kenyataanya, cukup sulit bagi Arema FC.
Terakhir Suporter PSIS Semarang, Panser Biru juga keras menyatakan penolakan pada Arema untuk bermain kandang di Semarang.***
Berita Terkait
-
Kelompok Suporter PSIS Panser Biru Tolak Arema FC Berkandang di Stadion Jatidiri
-
Dear Suporter PSIS Semarang, Arema FC Berencana Pakai Stadion Jatidiri sebagai Kandang
-
PSIS Semarang Korban Efek Domino Ze Valente ke Persebaya, Kehilangan Jonathan Cantillana ke PSS Sleman?
-
Panser Biru Tegas Tolak Arema FC Home Base di Jatidiri Semarang, Ini Alasannya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG