SUARA SEMARANG - Usia Brandon Scheunemann saat debut di PSIS Semarang tercatat sebagai pemain termuda sepanjang masa.
Bahkan, bek PSIS Semarang Brandon Scheunemann berhasil mengalahkan catatan usia dari tiga pemain PSIS Semarang sebelumnya, yakni Julian Kusuma, Tegar Infantrie dan Ridho Syuhada.
Debut Brandon Scheunemann di PSIS Semarang pun istimewa karena berhasil mengamankan 3 poin dari Arema dan mencatat clean sheet atau tak kebobolan.
Brandon Scheunemann baru saja didatangkan PSIS Semarang dari Persis Solo Junior di tengah musim ini.
Meski sebenarnya, Brandon Scheunemann adalah pemain didikan dari PSIS Semarang junior sebelum pindah ke Solo.
Kembali ke PSIS Semarang, Brandon Scheunemann langsung dipercaya oleh pelatih M Ridwan untuk menggalang lini pertahanan.
Memiliki tinggi badan 186 cm, permainan Brandon Scheunemann terlihat begitu tenang. Padahal itu adalah laga perdananya dan bermain bersama Hulk atau Wahyu Prast di jantung pertahanan.
Kenyataanya, Brandon Scheunemann dan Wahyu Prast berhasil mengamankan gawang yang dijaga oleh pemain anyar Adi Prasetyo.
Di laga tersebut rekor telah dicatat Brandon Scheunemann karena menjadi pemain termuda sepanjang sejarah PSIS Semarang.
Baca Juga: Bikin Trenyuh, Maskot PSIS Semarang MJ Peluk Bocah di Banjir Kanal
Jika sebelumnya ada tiga nama yakni Julian Kusuma, Tegar Infantrie dan Ridho Syuhada dengan usia 18 tahun kini rekor itu dimiliki Brandon Scheunemann.
"17 tahun 318 hari saat jalani debut di PSIS melawan Arema FC. Brandon menjadi pemain debutan PSIS paling muda sepanjang masa," tulis akun @forzapsis1932.
Melihat usia, postur tubuh dan gaya bermain, Brandon Scheunemann bisa menjadi bek masa depan PSIS Semarang.
Apalagi ia berasal dari keluarga yang mendukung sepakbola tanah air, karena merupakan putra dari Timo Scheunemann eks pelatih Timnas Indonesia.
Di bawah asuhan M Ridwan, bisa menjadi keberuntungan Brandon Scheunemann di PSIS Semarang, karena sang pelatih terlihat berani memainkan pemain-pemain muda potensial.***
Berita Terkait
-
Bikin Trenyuh, Maskot PSIS Semarang MJ Peluk Bocah di Banjir Kanal
-
Biodata dan Profil "Vitinho" Winger Baru PSIS Semarang yang Didatangkan dari Negeri Samba Brasil
-
Ada Legenda Hidup, 3 Alasan PSIS Semarang Bisa Lengserkan Persib Bandung Dari Puncak Klasemen
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 27 Januari 2023
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis