SUARA SEMARANG - Berikut informasi profil, biodata beserta perjalanan karir Gilbert Agius yang telah resmi menjadi pelatih kepala baru PSIS Semarang.
Yoyok Sukawi CEO PSIS resmi tunjuk Gilbert Agius sebagai pelatih kepala PSIS Semarang setelah melalui beberapa tahapan seleksi.
“Setelah melalui beberapa tahapan seperti seleksi Curriculum Vitae, interview dan penyampaian visi misi di depan manajemen PSIS, kami tunjuk coach Gilbert Agius untuk menangani PSIS." ucap Yoyok Sukawi.
Yoyok Sukawi juga berharap Gilbert Agius mampu membawa PSIS Semarang lebih baik hingga tahun 2025.
"Kami berharap hadirnya coach Agius mampu membawa PSIS lebih baik lagi dan memiliki banyak improvisasi dalam hal taktikal. Gilbert Agius sendiri akan menangani PSIS hingga tahun 2025 mendatang,” lanjut CEO PSIS, Yoyok Sukawi pada Rabu (15/2).
Berikut biodata lengkap pelatih kepala PSIS Semarang Gibert Agius :
Tanggal kelahiran: 21 Feb 1974
Tempat kelahiran: Pieta Malta
Umur: 49
Kewarganegaraan: Malta Malta
Avg. syarat sebagai pelatih: 0,49 Tahun
Formasi yang disukai: 3-4-2-1
Karir Gibert Agius
Pernah melatih Timnas U21 Malta, Gilbert Agius juga disebut sempat menjadi caretaker pelatih Timnas Senior Malta pada November hingga Desember 2022 lalu.
Baca Juga: Kakek Berpeci dan Sarungan Kepergok Mesum di Toilet Wanita: Udah Bau Tanah Mestinya Mikirin Kuburan!
Selain di Timnas Malta, Gilbert Agius juga pernah menangani klub asal Malta, Valletta. Pada klub tersebut salah satu anak asuhnya adalah Taisei Marukawa.
Saat ini Gilbert Agius akan tangani Laskar Mahesa Jenar hingga 2025.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar