SUARA SEMARANG - Laga Bhayangkara FC vs PSIS Semarang berlangsung seru dengan jual beli serangan dari kedua tim.
Meskipun pada akhirnya Bhayangkara FC menang 3-2 atas tamunya PSIS Semarang di Stadion Wibawa Mukti Cikarang pada Rabu (1/3/2023).
Namun ada yang menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut, yakni keputusan wasit Armyn Dwi Suryathin yang mengabaikan hand ball Anderson Salles.
Kejadian tersebut dimulai saat Septian David Maulana mendapatkan bola di tengah lapangan dan menyodorkannya langsung ke Taisei Marukawa.
Dengan dribel cepatnya, Taisei Marukawa membawa bola hingga ke dalam kotak penalti.
Pemain asal Jepang tersebut kemudian hendak memberikan umpan cut back kepada rekan-rekannya yang menunggu di mulut gawang.
Namun Anderson Salles yang berupaya melakukan blocking terhadap umpan Taisei Marukawa melakukan hand ball.
Bola yang seharusnya melaju ke tengah kotak penalti berbelok arah dan hanya menghasilkan tendangan gawang saja.
Wasit Wasit Armyn Dwi Suryathin tidak menunjuk titik putih dan membuat pemain PSIS Semarang keheranan.
Baca Juga: Golkar Sodorkan Tiga Nama Kader Muda Calon Menpora ke Jokowi, Begini Analisa Pengamat Politik
Setelah tayangan ulang diputar dari berbagai sudut, tangan Anderson Salles terlihat melebar.
Sehingga wasit sebenarnya bisa memberikan hukuman penalti karena pemain belakang Bhayangkara FC tersebut melakukan hand ball di kotak penalti.
Namun wasit tetap berlalu dan tidak menganggapnya sebagai penalti.
Dalam pertandingan tersebut, Anderson Salles mencetak brace alias dua gol dalam satu pertandingan.
PSIS Semarang unggul terlebih dahulu di menit 11 dengan sundulan hasil umpan Fredyan Wahyu.
Kemudian 4 menit berselang Anderson Salles membalas dengan sundulan dari sepak pojok.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Bhayangkara FC Susah Payah Tundukkan PSIS Semarang di Wibawa Mukti
-
PSS Sleman Pertahankan Seto Nurdiantoro, Manajemen: Semua Ini adalah Proses
-
Manajemen PSS Sleman Tetap Pertahankan Pelatih Seto Nurdiyantoro
-
Hasil BRI Liga 1: Tundukkan Dewa United, PSM Makassar Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?