/
Rabu, 01 Maret 2023 | 19:18 WIB
Bhayangkara FC vs PSIS Semarang (Instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - Laga Bhayangkara FC vs PSIS Semarang berlangsung seru dengan jual beli serangan dari kedua tim.

Meskipun pada akhirnya Bhayangkara FC menang 3-2 atas tamunya PSIS Semarang di Stadion Wibawa Mukti Cikarang pada Rabu (1/3/2023).

Namun ada yang menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut, yakni keputusan wasit Armyn Dwi Suryathin yang mengabaikan hand ball Anderson Salles.

Kejadian tersebut dimulai saat Septian David Maulana mendapatkan bola di tengah lapangan dan menyodorkannya langsung ke Taisei Marukawa.

Dengan dribel cepatnya, Taisei Marukawa membawa bola hingga ke dalam kotak penalti.

Pemain asal Jepang tersebut kemudian hendak memberikan umpan cut back kepada rekan-rekannya yang menunggu di mulut gawang.

Namun Anderson Salles yang berupaya melakukan blocking terhadap umpan Taisei Marukawa melakukan hand ball.

Bola yang seharusnya melaju ke tengah kotak penalti berbelok arah dan hanya menghasilkan tendangan gawang saja.

Wasit Wasit Armyn Dwi Suryathin tidak menunjuk titik putih dan membuat pemain PSIS Semarang keheranan.

Baca Juga: Golkar Sodorkan Tiga Nama Kader Muda Calon Menpora ke Jokowi, Begini Analisa Pengamat Politik

Setelah tayangan ulang diputar dari berbagai sudut, tangan Anderson Salles terlihat melebar.

Sehingga wasit sebenarnya bisa memberikan hukuman penalti karena pemain belakang Bhayangkara FC tersebut melakukan hand ball di kotak penalti.

Namun wasit tetap berlalu dan tidak menganggapnya sebagai penalti.

Dalam pertandingan tersebut, Anderson Salles mencetak brace alias dua gol dalam satu pertandingan.

PSIS Semarang unggul terlebih dahulu di menit 11 dengan sundulan hasil umpan Fredyan Wahyu.

Kemudian 4 menit berselang Anderson Salles membalas dengan sundulan dari sepak pojok.

Load More