SUARA SEMARANG – Lima orang di Kota Semarang meninggal dunia akibat leptospirosis sepanjang januari – maret 2023.
Kepala dinas kesehatan kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, pada periode waktu tersebut terdapat 18 kasus.
“kasus paling banyak tersebar di Semarang Utara dan Pedurungan,” ungkap Hakam seperti dilansir website dinkes kota Semarang, Selasa ( 7/3/2023)
Untuk itu pihaknya meminta jajarannya untuk melakukan antisipasi, terlebih beberapa wilayah Semarang diterjang banjir dan rob.
Ia meminta agar petugas puskesmas khususnya yang diwilayahnya terdapat banjir dan rob untuk melakukan surveilan secara aktif.
“kita tidak boleh pasif hanya nunggu pasien datang dengan demam, kuning matanya, nyeri betis. Itu adalah ciri leptospirosis,” ujar Hakam
Menurutnya surveilan aktif dilakukan secara bersama – sama dengan tim, termasuk melakukan pelacakan penyakit lain seperti demam berdarah dengue (DBD).
“Jika ditemukan warga mengalami demam,petugas bisa melakukan skrining awal sehingga bisa diketahui warga tersebut demam biasa, DBD, leptospirosis, atau penyakit lain,”kata Hakam
Dari hasil surveilans yang dilakukan diektahui ada penderita leptospirosis yang mengalami perbaikan dan ada pula yang meninggal dunia.
Baca Juga: Jadi Bahan Gunjingan, Kepala Bea Cukai Jogja Bantah Punya Pesawat Pribadi: Itu Milik FASI!
Menurutnya pasien yang meninggal dunia diketahui juga memiliki penyakit penyerta lainnya.
“yang meninggal ternyata juga punya komorbid lain, diabetes. Jumlah bakteri terlalu tinggi sehingga masuk ke organ vital,” paparnya
Hakam meminta masyarakat juga iku gencar melakukan operasi tangkap tikus di sekitar lingkungan, terutama tikus got yang memiliki kandungan bakteri leptospirosis tinggi.
“Yang sering terpapar adalah orang yang sering papasan sama tikus. Bakteri bisa masuk melalui luka, kaki tidak pakai alas, dan tangan,” pungkasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya
-
Seni Menganyam Horor Gotik: Menyelami Jiwa Kreatif di Film I Am Frankelda
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Diketahui
-
3 Sepatu Jalan Skechers Diskon di Sports Station, Intip Harga dan Ulasan Penggunanya
-
Gakkum ESDM Ingin Gunung Botak Beri Manfaat Nyata bagi Warga Maluku
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Diminta Dikembalikan ke Negara, Segini Tarif Main di Lapangan Golf Senayan Ottolima
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit