SUARA SEMARANG - Persija semakin sulit mengejar gelar juara BRI Liga 1 setelah dikalahkan Borneo FC pada 8 Maret 2023 kemarin.
Dalam lima pertandingan terakhir, Persija hanya mampu menang dua kali dan mengalami dua kali kekalahan serta 1 imbang.
Di sisi lain, kandidat juara PSM Makassar menang lima kali beruntun sehingga jarak poin antara Persija dan Juku Eja semakin jauh.
Pelatih Persija, Thomas Doll mulai berpikir realistis untuk pencapaian timnya, terutama untuk perebutan gelar juara.
Thomas Doll menyebut penyebab beberapa hasil minor Persija adalah dikarenakan penampilan yang tidak konsisten di beberapa laga tandang.
"Saya tidak paham apakah ini karena mental pemain kami kurang baik atau tidak. Karena setiap bermain laga tandang, kami tidak bisa memainkan sepak bola kami seperti biasanya,” ujar Thomas Doll dikutip dari ligaindonesiabaru.com.
"Sangat disayangkan kami sudah jauh-jauh datang ke sini tapi kembali dengan tangan kosong. Satu poin pun kami tidak bisa meraihnya. Dan kami harus bekerja keras lebih baik lagi untuk di sisa laga," tambahnya.
Hampir senada, kapten Persija Andritany Ardhiyaksa menilai timnya semakin berat mengejar gelar juara musim ini usai kekalahan melawan Borneo FC di pertandingan terakhirnya.
Terlebi lagi, pemuncak klasemen BRI Liga 1, PSM Makassar mulus mengalahkan Persikabo di pekan yang sama.
Baca Juga: Pengembangan Manajemen UMKM untuk Mencapai Keberlanjutan Bisnis dan Kelestarian Lingkungan
"Sejujurnya kami ingin mengejar PSM di puncak klasemen. Kami ingin menjadi juara. Tapi kehilangan tiga poin ini membuat kami semakin berat untuk menjadi juara,” kata Andritany.
Berita Terkait
-
Prediksi Arema FC vs Dewa United di BRI Liga 1: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
-
Prediksi RANS Nusantara FC vs Persis Solo, BRI Liga 1 Sore Ini: Head to Head, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
-
Polda Kalimantan Selatan Fasilitasi Bonek, Laga Barito Putera vs Persebaya Berlangsung Kondusif
-
Jan Olde Riekerink Jamin Dewa United Siap Ladeni Arema FC
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung