SUARA SEMARANG - Persija Jakarta akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi pada Kamis (16/3/2023) dalam lanjutan BRI Liga 1.
Dalam laga melawan Persija tersebut, PSIS Semarang belum meraih kemenangan dalam 6 pertandingan terakhirnya.
Oleh karena itu, PSIS Semarang berharap bisa mengakhiri puasa kemenangan saat bertemu dengan Persija Jakarta.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan pihaknya sedang berusaha memotivasi semangat para pemainnya di situasi yang sulit ini.
“Ada beberapa aspek positif, meski ada juga kelemahan yang masih jadi PR kedepan. Dari evaluasi itu, menjadi poin kami untuk membenahi tim ini dan berharap bisa memenangkan pertandingan,” ujar Gilbert Agius.
Gilbert Agius mengatakan, para pemain andalannya yang beberapa waktu lalu harus absen karena cedera kini sudah bisa kembali bersama tim.
Hal ini tentunya akan memberikan tenaga dan semangat tambahan agar PSIS Semarang bisa segera mengakhiri puasa kemenangan.
Sebagai contoh, Alfeandra Dewangga kembali bisa bermain setelah laga sebelumnya mengalami akumulasi kartu, kemudian Wahyu Prasetyo dan Hari Nur Yulianto juga turut dibawa ke Cikarang setelah dalam beberapa pertandingan terakhir mengalami cedera.
Selain itu, Brandon Scheunemann juga telah kembali bersama tim setelah dalam laga sebelumnya juga absen membela PSIS karena membela Timnas U20 dalam Piala Asia U20.
Baca Juga: Polisi Tangkap 6 Anak Berkonflik dengan Hukum, Buntut Penganiayaan yang Viral di Media Sosial
“Kita sangat senang dengan adanya pemain yang gabung jelang pertandingan besok, setelah di laga sebelumnya ada yang recovery cedera, dan alasan lain. Saya senang dengan kedatangan mereka,” tutup Gilbert Agius.
Perwakilan pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga mengatakan bahwa para pemain saat ini sudah siap menjalani laga melawan Persija Jakarta.
“Persiapan kami sebagai pemain, yang penting kondisi kami sehat dulu, fit dulu. Kita tahu Persija adalah tim yang bagus, punya pelatih yang bagus, organisasi yang bagus, kami siap menghadapi Persija Jakarta," ungkapnya,
Meskipun demikian, Alfeandra Dewangga akan tetap waspada dengan kebangkitan para pemain Persija.
"Untuk mewaspadai pemain mungkin semua bagus, yang penting kami lakukan organisasi yang bagus, itu semua tidak ada masalah,” tandas Dewangga.
Berita Terkait
-
Prediksi Bali United vs Madura United di BRI Liga 1: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
-
Dokter Tim PSS Ungkap Kondisi Dua Legiun Asing Jelang Lawan Borneo FC
-
Juara atau Tidak, Persib Target Menangi Enam Laga Sisa di BRI Liga 1
-
Prediksi Persija vs PSIS Semarang, BRI Liga 1 Hari Ini: Catatan Pertemuan, Skor dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah