SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi telah duduk semeja dengan pelatih Gilbert Agius untuk evaluasi tim.
Selain keduanya juga terlihat staf kepelatihan PSIS Semarang yang menyampaikan paparan pada Yoyok Sukawi yang merupakan CEO klub.
Setidaknya ada 10 orang yang berada di ruangan untuk melakukan evaluasi PSIS Semarang kedepannya.
Yoyok Sukawi telah menekankan evaluasi wajib dilakukan karena PSIS Semarang mendapatkan hasil minor yang beruntun, bahkan 4 kekalahan di 4 pekan terakhir.
"Evaluasi Tim PSIS Semarang," keterangan di video pendek yang diunggah oleh akun Yoyok Sukawi.
Di sebuah ruangan, Yoyok Sukawi duduk berhadapan langsung dengan pelatih Gilbert Agius.
Gilbert Agius didampingi 7 orang lain yang mengenakan kaos yang sama yakni berwarna hitam dan berlogo PSIS Semarang.
"Semangat selalu Tim Official, perbaiki terus. Yoh iso yoh @psisfcofficial," @yoyok_sukawi.
Belum diketahui apa saja yang dibahas pada pertemuan tersebut, namun bisa dipastikan Yoyok Sukawi tak ingin padatnya jadwal atau cidera sebagai alasan menurunnya performa PSIS Semarang.
Baca Juga: Pisah Jalan? Bio Bos Junianto Tak Ada Lagi PSIS Semarang
Selanjutnya banyak fans klub yang meminta PSIS Semarang memiliki scout talent untuk menentukan pemain muda mana yang akan dibeli.
PSIS Semarang tidak boleh lagi percaya begitu saja pada agen pemain yang selalu memuji skil.
"Serius tanya nih pah,d PSIS apa gak ada scouting talent ny to..?apa langsung percaya gitu aja sama agen nya..??" @ezaenalgionino.
Di sisi lain, ada juga yang meminta evaluasi bukan hanya pada pemain PSIS Semarang, pelatih, staf kepelatihan saja namun juga pada manajemen.
"Management juga di evaluasi," @saiiaittuanna.
Melalui evaluasi tersebut, Yoyok Sukawi meminta PSIS Semarang berbenah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di laga sisa musim ini.***
Berita Terkait
-
Mbak Ita Semprot Satpol PP, Dishub dan Disperindag, Pedagang Dugderan Masih Tutupi Jalan: Kok Tidak Sesuai Kesepakatan
-
Pisah Jalan? Bio Bos Junianto Tak Ada Lagi PSIS Semarang
-
Masjid Agung Kauman Yang Pernah Tolak Prabowo Jumatan, Sejarah Rembug Penentuan Awal Puasa di Semarang
-
Diminta Bayar Gaji Pemain PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Jawab Tegas: Cek ke Pemain!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler