/
Kamis, 06 April 2023 | 21:44 WIB
PGN Kenalkan Mogas ke Ojek Online. (dok PGN)

SUARA SEMARANG - Sepeda motor gas atau mogas dikenalkan oleh PGN kepada para mitra ojek online sebagai upaya sosialisasi konversi sepeda motor berbahan bakar gas BBG.

Mogas merupakan sepeda motor yang sudah dikonversi menggunakan BBG dari PGN. Kendaraan roda dua ini tergolong lebih flexibel sebab mengusung dual fuel. 

Motor BBG mogas ini juga sangat membantu para mitra ojek online sebab tidak perlu membeli kendaraan baru dan tetap dapat menggunakan BBM. 

Selain itu, tidak mengurangi kapasitas BBM, karena mogas hanya menambah tabung untuk BBG sehingga bisa menambah jarak tempuh yang tentunya dibarengi dengan efisiensi biaya.

Dengan sistem dual fuel, mogas dilengkapi perangkat seperti converter kit dan switch pada stang motor untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan penggunaan bahan bakar gas bumi. 

PGN menyelenggarakan sosialisasi motor BBG kepada pengemudi atau mitra ojek online. Bertujuan sebagai pelaksanaan pilot project konversi Bahan Bakar Gas (BBG) untuk sepeda motor.

Melalui PT Gagas Energi Indonesia selaku anak perusahaan PGN, sosialisasi diikuti oleh 42 mitra yang berlangsung di Lobby Kantor PGN Pusat, Jakarta, akhir bulan lalu.

Direktur Utama Gagas Muhammad Hardiansyah mengatakan bahwa pilot project menggandeng mitra ojek online untuk bisa merasakan langsung benefit motor BBG dengan sistem dual fuel yakni BBM dan BBG.

Diharapkan, mitra ojek online dapat menjadi contoh pengguna dalam menyebarkan informasi secara word of mouth mengenai konversi motor dari BBM ke BBG.

Baca Juga: Sleman dan Yogyakarta Tersambung Jaringan Gas Bumi PGN Sepanjang 75,26 kilometer

“Penggunaan mogas dapat menghemat biaya dua kali lipat dikarenakan harganya 4.500 rupiah per Liter Setara Pertalite (LSP) dan stabil kinerjanya dimanapun pengisiannya,” jelas Hardiansyah, 5 April 2023.

Faktor keamanan motor BBG juga sangat diutamakan, sehingga tabung yang dipilih berbahan seamless steel pipe dan memiliki ketahanan sampai dengan 20 tahun.

Kemudian cukup ringan dengan kapasitas 1,25 liter gas per tabung. Tabung juga sudah berstandar internasional ISO 11439.

“BBG rendah emisi membuat mesin bersih dan tidak berbau menyengat. Tips aman berkendara dengan dual fuel, jika terdengar suara mendesis dan tercium bau gas, segera matikan mesin dan hubungi call center di nomor 135,” jelas Hardiansyah.

Rencananya, PGN akan melakukan pilot project motor BBG mogas ini di DKI Jakarta dan Semarang. 

Selama masa pilot project pengguna motor BBG yang sudah melakukan konversi dapat melakukan pengisian gas secara gratis di empat lokasi pengisian BBG di Jakarta yaitu di SPBG PGN Kantor Pusat, SPBG Klender, SPBG Pondok Ungu, dan MRU Grogol. 

Load More