SUARA SEMARANG - Regulasi baru tiket AFC sama sekali tak menguntungkan bagi Persib Bandung yang ingin berlaga di kasta kedua kompetisi klub Asia.
Digadang bisa bermain di AFC musim depan, ternyata Persib Bandung kehilangan tiket secara menyakitkan.
Meski Persib Bandung masih memiliki sejumlah laga sisa, namun untuk mendapatkan tiket AFC ada jalan terjal karena posisi tertinggal di klasemen.
Berikut regulasi tiket AFC yang diperebutkan oleh Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk musim depan.
Jika sebelumnya Persib Bandung diuntungkan karena regulasi mendapatkan 1 tiket sisa AFC musim , maka saat ini bisa hangus.
Semula, Persib Bandung sudah menjejakkan 1 langkah di playoff 1 tiket AFC tersebut karena menjadi runner up musim lalu.
Sehingga, Persib Bandung cukup melawan runner up musim ini. Akan lebih enak lagi jika Pangeran Biru yang menjadi runner up musim ini sehingga tak perlu repot-repot bertanding.
Kenyataanya, regulasi berubah dan runner up musim lalu yakni Persib Bandung tak masuk dalam hitung-hitungan.
Sehingga, 1 tiket sisa AFC akan dimiliki oleh runner up musim ini. Celakanya, saat ini Persib bandung ada di posisi ketiga dibawah PSM Makassar yang jadi juara dan Persija Jakarta.
Tiket AFC milik runner up musim ini pun masih dengan syarat, yakni salah satu klub Indonesia ada yang masuk di ACL.
Satu tiket ACL mash akan diperebutkan oleh juara musim lalu dan musim ini (PSM Makassar dan Bali United).
Pemenangnya akan mendapatkan tiket kualifikasi ACL dan yang kalah akan memegang 1 dari 2 tiket AFC untuk klub Indonesia.
Dengan regulasi itu, maka mau tidak mau Persib Bandung harus menjadi runner up musim ini jika masih ingin bermain di AFC.
Padahal saat ini, tinggal 1 laga tersisa, Persib Bandung melawan Persikabo sementara Persija melawan PSS Sleman.
Peluang tiket AFC Persib Bandung memang masih ada, namun terbilang kecil persentasenya.***
Berita Terkait
-
Gantikan Pratama Arhan, LB Persib Bandung Susul Bayu Fiqri ke PSIS Semarang Musim Depan?
-
Tiket AFC Cup Otomatis Persib Bandung, Tiket Liga Champions Asia PSM vs Bali United
-
Libatkan Persib Bandung, Gian Zola Menuju PSIS Semarang Gantikan Septian David Maulana?
-
EPISODE 1: Coach Persib Bandung Luis Milla Bongkar Sepakbola Indonesia ke Media Spanyol, Ada Percakapan Dengan Thomas Doll
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti