SUARA SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang terang-terangan ingin merombak lini pertahanan dengan mendatangkan Hansamu Yama.
Hansamu yama dikabarkan akan segera menyusul Nikola Kovacevic yang sudah lebih dahulu dilakukan pembicaraan oleh manajemen PSIS Semarang.
Dengan hadirnya Hansamu Yama dan Kovacevic akan memperkuat lini pertahanan melengkapi peran Kapten PSIS Semarang Wahyu Prast.
Hansamu yama dinilai sebagai solusi atas lini pertahanan PSIS Semarang musim ini memang memprihatinkan.
Sepanjang musim, gawang PSIS Semarang kebobolan 53 kali dan menjadi diantara klub yang paling banyak kebobolan.
Hal itu disebabkan beberapa kali cideranya Wahyu Prast dan tak ada bek yang memadai yang mampu menggantikan perannya.
Apalagi PSIS Semarang musim ini tak diperkuat oleh bek asing sebagaimana musim-musim sebelumnya.
Nama Hansamu Yama akhirnya santer dikabarkan merapat ke PSIS Semarang dan segera ada pembicaraan dengan klub.
Di klubnya saat ini, Persija Jakarta, Hansamu Yama yang merupakan jebolan SAD Indonesia ini telah bermain sebanyak 23 kali dan ikut membuat 3 gol.
Baca Juga: Marselino Ferdinan ke Zona Promosi, Pelatih KMSK Deinze: 6 Pekan Yang Sempurna
Menariknya, kontrak Hansamu Yama di Persija telah habis pada akhir Maret 2023 lalu.
Maka, keuntungan bagi PSIS Semarang untuk menggaet Hansamu Yama yang free transfer alias datang cuma-cuma.
Dengan usianya yang masih 28 tahun dan memiliki tinggi badan 181 cm maka Hansamu Yama bisa menjadi palang pintu PSIS Semarang bersama Nikola Kovacevic.
Kovacevic sendiri saat ini dikabarkan sudah deal dengan PSIS Semarang dan akan tiba di bulan Juni mendatang.
Duet Hansamu Yama - Nikola Kovacevic yang memiliki postur ideal bisa menjadi bagian penting PSIS Semarang yang memiliki target juara.***
Berita Terkait
-
Sugeng Rawuh Nikola Kovacevic, PSIS Semarang Otomatis Depak Ryo Fujii Slot Asing Full ?
-
Menuju Muangthong, Pratama Arhan Main Bareng Kiper Timnas Thailand Kawin Thamsatchanan
-
Yoyok Sukawi Dapat 8 Tanda Tangan, PSIS Semarang Gaet 5 Pemain Ada Bek Jangkung Hingga Gelandang Kreatif?
-
Gantikan Pratama Arhan, LB Persib Bandung Susul Bayu Fiqri ke PSIS Semarang Musim Depan?
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba