SUARA SEMARANG – Demi wujudkan kota Semarang sebagai kota wisata religi, Mbak Ita ingin agar kisah ulama besar di kota Semarang ini bisa menjadi daya tarik melalui story telling.
Kota Semarang adalah salah satu kota besar di Indonesia yang kaya akan sejarah dan budaya.
Selain itu, kota Semarang juga memiliki potensi wisata religi yang sangat menarik dan kaya, sehingga banyak pengunjung yang tertarik untuk berkunjung ke kota ini.
Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memiliki harapan untuk menjadikan kota Semarang sebagai kota wisata religi yang terkenal dan berkembang pesat.
Untuk mewujudkan impian ini, Mbak Ita ingin mengangkat kisah-kisah tentang ulama besar Semarang sebagai bagian dari program story telling yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.
Hal ini disampaikan oleh Mbak Ita saat menghadiri Maulidurosul dan Haul KH. Sholeh Darat ke-123 di Pendopo Makam KH. Sholeh Darat pada hari Senin, 1 Mei 2023.
“Harapannya, ini bisa menjadi salah satu wisata religi. Di kota Semarang sendiri juga memiliki banyak ulama-ulama besar yang bisa dibuatkan story telling. Jadi masyarakat akan semakin tahu bagaimana perkembangan agama Islam di kota Semarang,” ujar mbak Ita.
Mbak Ita menjelaskan, bahwa salah satu ulama besar Semarang yang menjadi sorotannya adalah KH Sholeh Darat.
Beliau dikenal sebagai ulama yang luar biasa, yang menjadi guru-guru tokoh nasional seperti pendiri Organisasi NU KH. Hasyim Asyari, Pendiri Organisasi Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan, dan juga tokoh perempuan RA. Kartini.
Baca Juga: Kenapa Video Syakirah Viral di Media Sosial TikTok, Ternyata Ini Alasannya
Untuk itulah, Mbak Ita pun merasa bangga dengan keberadaan KH. Sholeh Darat di kota Semarang.
Dalam program story telling yang diusulkan oleh Mbak Ita, kisah-kisah tentang ulama besar Semarang akan diangkat dan dijadikan sebagai atraksi wisata.
Setiap kisah akan diceritakan oleh pemandu wisata yang berpengetahuan tentang sejarah dan budaya Semarang, sehingga pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan.
Melalui program ini, Mbak Ita berharap bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Semarang, khususnya wisata religi.
Selain itu, program ini juga diharapkan bisa memperkenalkan sejarah dan budaya Semarang kepada wisatawan, sehingga mereka bisa lebih mengenal dan mencintai kota ini.
Dengan demikian, Semarang bisa menjadi salah satu destinasi wisata religi yang terkenal di Indonesia dan berkontribusi pada perekonomian lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar