/
Selasa, 02 Mei 2023 | 14:34 WIB
Demi Wujudkan Kota Semarang sebagai Kota Wisata Religi, Mbak Ita Ingin Kisah Ulama Besar Semarang Jadi Story Telling. (semarangkota.go.id.)

SUARA SEMARANG – Demi wujudkan kota Semarang sebagai kota wisata religi, Mbak Ita ingin agar kisah ulama besar di kota Semarang ini bisa menjadi daya tarik melalui story telling.

Kota Semarang adalah salah satu kota besar di Indonesia yang kaya akan sejarah dan budaya.

Selain itu, kota Semarang juga memiliki potensi wisata religi yang sangat menarik dan kaya, sehingga banyak pengunjung yang tertarik untuk berkunjung ke kota ini.

Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memiliki harapan untuk menjadikan kota Semarang sebagai kota wisata religi yang terkenal dan berkembang pesat.

Untuk mewujudkan impian ini, Mbak Ita ingin mengangkat kisah-kisah tentang ulama besar Semarang sebagai bagian dari program story telling yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.

Hal ini disampaikan oleh Mbak Ita saat menghadiri Maulidurosul dan Haul KH. Sholeh Darat ke-123 di Pendopo Makam KH. Sholeh Darat pada hari Senin, 1 Mei 2023.

“Harapannya, ini bisa menjadi salah satu wisata religi. Di kota Semarang sendiri juga memiliki banyak ulama-ulama besar yang bisa dibuatkan story telling. Jadi masyarakat akan semakin tahu bagaimana perkembangan agama Islam di kota Semarang,” ujar mbak Ita.

Mbak Ita menjelaskan, bahwa salah satu ulama besar Semarang yang menjadi sorotannya adalah KH Sholeh Darat.

Beliau dikenal sebagai ulama yang luar biasa, yang menjadi guru-guru tokoh nasional seperti pendiri Organisasi NU KH. Hasyim Asyari, Pendiri Organisasi Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan, dan juga tokoh perempuan RA. Kartini.

Baca Juga: Kenapa Video Syakirah Viral di Media Sosial TikTok, Ternyata Ini Alasannya

Untuk itulah, Mbak Ita pun merasa bangga dengan keberadaan KH. Sholeh Darat di kota Semarang.

Dalam program story telling yang diusulkan oleh Mbak Ita, kisah-kisah tentang ulama besar Semarang akan diangkat dan dijadikan sebagai atraksi wisata.

Setiap kisah akan diceritakan oleh pemandu wisata yang berpengetahuan tentang sejarah dan budaya Semarang, sehingga pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan.

Melalui program ini, Mbak Ita berharap bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Semarang, khususnya wisata religi.

Selain itu, program ini juga diharapkan bisa memperkenalkan sejarah dan budaya Semarang kepada wisatawan, sehingga mereka bisa lebih mengenal dan mencintai kota ini.

Dengan demikian, Semarang bisa menjadi salah satu destinasi wisata religi yang terkenal di Indonesia dan berkontribusi pada perekonomian lokal.

Mbak Ita berharap mendapatkan berkah dari Allah Ta’ala, mengingat haul KH. Sholeh Darat tahun ini dekat dengan HUT Kota Semarang ke-476 pada hari Selasa 2 Mei 2023.

“Ini menjadi satu semangat kita menjadikan kota Semarang yang luar biasa. Alhamdulillah, tahun ini sangat berkah karena selisih satu hari  dari hari jadi kota Semarang. Sehingga harapannya haul ini bisa memberi berkah kepada masyarakat kota Semarang dan tentunya juga terhadap Pemerintah kota Semarang,” terangnya.

Load More