SUARA SEMARANG - Ada cerita dari Edo Febriansyah pemain rekrutan baru Persib Bandung saat berseragam Timnas dibawah Shin Tae Yong.
Nama Edo Febriansyah adalah pemain dengan posisi bek kiri di Timnas, ia ditugasi Shin Tae Yong untuk melapisi pos Pratama Arhan.
Sebelum gabung di Persib Bandung, Edo Febriansyah sudah masuk Timnas Indonesia di era Shin Tae Yong di U19 sejak 2016 dan bergabung kembali ke Timnas di Piala AFF 2020.
Edo Febriansyah pun menjadi sorotan netizen dan penggemar sepak bola tanah air saat membela Timnas Indonesia.
Bermain sebanyak 11 caps di Timnas, Edo Febriansyah menuai kritik pedas dari netizen sebab performa dia yang dinilai dibawah standar sekelas Timnas.
Edo dikuliti netizen sebab melakukan blunder yang fatal menjadikan gawang Timnas kebobolan saat pertandingan FIFA Matchday lawan Timor Leste di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali Januari 2022 lalu.
Saat itu, Edo Febriansyah diturunkan starter mengisi pos Pratama Arhan pada bek kiri.
Seperti kebiasaan di Timnas, bek kiri diplot juga untuk bisa menusuk overlap membantu serangan. Namun sebab terlalu asik menyerang, Timnas justru kecolongan tertinggal 0-1.
Pada menit ke-35, Edo Febriansyah belum kembali ke posnya sesudah melakukan overlap, yang membuat striker Timor Leste Gali Freitas tinggal berhadapan dengan Alfeandra Dewangga.
Baca Juga: Batalkan Kontrak Sepihak Bos Teddy Unfollow SDM ? Pilih PSIS Semarang 3 Musim
Gali Freitas pun dengan mudah menaklukkan Dewangga dan bisa mencetak gol berkat tembakan cantik melengkung.
Edo Febriansyah dipandang netizen sebagai penyebab tak langsung Indonesia kebobolan dan sempat dihukum penalti.
Lalu di pengujung babak pertama, Edo gagal melakukan operan yang berujung pada serangan balik Timor Leste yang dipimpin Gali Freitas.
Freitas harus dihentikan Syahrul Trisna yang berujung hukuman tendangan penalti dari wasit. Beruntung bagi timnas Indonesia, Syahrul Trisna mampu menepis eksekusi penalti Timor Leste.
Shin Tae Yong pun akhirnya mengandangkan Edo Febriansyah pada babak kedua dengan memasukan Pratama Arhan. Timnas menang 4-1 dengan gol dicetak Ricky Kambuaya (64'), Pratama Arhan (72, penalti), Georgino Jose (74', og), dan Gumairo Augusto (79', og).
Blunder berikutnya, Edo juga pernah tampil sebagai starter pada leg pertama final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Edo juga menjadi penyebab gol pertama Thailand yang dicetak Chanathip Songkrasin.
Di babak kedua, Edo digantikan oleh Evan Dimas. Shin Tae Yong memerintahkan Alfeandra Dewangga mengisi posisi yang ditinggalkan Edo sebagai bek kiri.
Asisten pelatih Timnas Nova Arianto kemudian berkomentar tentang performa Edo Febriansyah yang dikritik oleh netizen.
"Terima kasih masukannya dan banyak pertimbangan dalam memilih pemain, tetapi akan menjadi catatan pelatih soal penampilan semua pemain hari ini," kata Nova Arianto pada akun Instagram pribadinya, saat itu.
Nova Arianto juga kembali memberikan komentar terkait kedatangan Edo Febriansyah di Persib Bandung.
Eks kiper Maung Bandung ini memberikan kode selamat dengan membubuhkan simbol jempol sebanyak tiga kali dan simbol hati warna biru.
Edo Febriansyah pemain kelahiran Kediri 25 Juli 1997, kini berusia 25 tahun dan berposisi di bek kiri. Edo didatangkan dari RANS Nusantara FC, ia punya nilai transfer Rp 3,91 miliar sesuai data Transfermarkt.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya
-
Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini
-
BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan
-
Paradoks SDA Indonesia: Ketika Kekayaan Negeri Sendiri Menjadi Barang Mewah
-
Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu
-
Buntut OTT Rektor Unsoed, Anggota DPR Desak Pemerintah Audit Nasional Jalur Mandiri PTN
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi
-
BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari