SUARA SEMARANG - Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi memberikan semangat kemenangan bagi para bakal caleg yang mendaftar untuk Pileg Jawa Tengah dan Kota Semarang untuk Pemilu 2024.
Guna memuluskan langkah kemenangan Pemilu 2024 di Jawa Tengah, PKS pun memberikan target yang cukup fantastis untuk perolehan kursi legislatif.
PKS untuk prolehan kursi legislatif pada tingkat DPR RI menargetkan dari 5 kursi yang sudah ada menjadi 12 kursi. Sedangkan untuk kursi DPRS Jateng dari 10 kursi menjadi 18 kursi legeslatif pada Pemilu 2024.
Sementara, untuk tingkat DPRD kabupatan dan Kota yang ada di Jawa Tengah, PKS memberi target dari 120 kursi naik signifikan menjadi 268 kursi legislatif di Pemilu 2024.
"kedatangan saya pertama sebagai sekjen PKS dalam rangka halal bi halal PKS kota semarang. Di samping itu, untuk menggarahkan, membangkiktkan semangat kemenangan Jawa Tengah dan semarang dari target-target caleg yang ada nampak signifkan ada perubahan target yang sudah disiapkan," kata Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Minggu 14 Mei 2023 di Semarang.
Dalam kesempatan itu, Habib Aboe Bakar Alhabsyi juga memberikan beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh para caleg PKS.
Termasuk cara kerja dan harapan saat caleg turun ke lapangan dalam meraih suata kemenangan di Pemilu 2024 nanti.
"Pertama adalah soliditas dari kawan-kawan, dan mengerti cara kerja di lapangan yang baik, dia tahu dimana tim-tim kerjanya, menguasai daerahnya, maping atau helicopter viewnya, atau lapangannya benar-benar disesuaikan wilayah masing-masing," kata Sekjen PKS.
Habib Aboe Bakar Alhabsy kemudian mencontohkan, ibarat Polisi yang memiliki jaringan kerja sampai tingkat RW. Maka para tim pemenangan caleg PKS juga punya jaringan hinggat RT RW.
Baca Juga: 50 Caleg PKS Kota Semarang Resmi Daftar ke KPU, 12 Bacaleg Kalangan Milenial
"Kita enggak kalah dengan polisi lah paling tidak cara kerjanya, kalau punya RW-RW, kita juga berusaha punya di rt dan rw, tps-tps, meningkat lho tps di jateng seratus lebih," katanya.
Meski demikian, diakui oleh Sekjen PKS untuk merebut kemenangan di Jawa Tengah tidak mudah sebab bukan rahasia lagi, partai politik pengusasa adalah PDIP di provinsi tersebut.
"Kita percaya di sini kandangnya siapa tapi bukan berarti kita enggak bisa kerja. Kita tetap silaturahmi, kulonuwun, kita datan, kita lagi kerja," kata Anggota DPR RI Komisi III itu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM