SUARA SEMARANG – PT.PertaLife Insurance mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan khususnya di antara mahasiswa.
Direktur pemasaran PertaLife Insurance, Haris Anwar mengatakan, dengan semakin tingginya pengetahuan serta kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan, mahasiswa akan bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Mahasiswa juga dapat mengetahui cara mengelola uang yang baik dan paham cara mengatur risiko keuangan dan investasi.
“Dengan keterampilan literasi keuangan, para mahasiswa juga bisa memahami penggunaan financial technology (fintech) agar terhindar dari pinjaman atau investasi ilegal yang saat ini marak terjadi,” ujarnya di sela acara PertaLife Goes to campus, di Universitas Negeri Semarang, kamis (15/6/2023)
Hasil survey lembaga Otoritas Jasa Keuangan pada tahun 2022 lalu menunjukkan, indeks literasi keuangan masyarakat sebesar 49,68 persen. Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini tercatat 85,1 persen, yang menunjukkan adanya gap antara tingkat literasi dan tingkat inklusi keuangan.
“kegiatan seminar ini adalah komitmen PertaLife Insurance untuk meningkatkan partisipasi aktif terhadap literasi asuransi di masyarakat. Jika masyarakat Indonesia termasuk mahasiswa paham tentang perencanaan keuangan, tentu akan turut serta membangun ekonomi yang tangguh dan siap menghadapi kondisi apapun,”ujarnya
Anwar menambahkan, Semarang menjadi salah satu kota yang ia bidik, karena merupakan salah satu sentral pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.
“Jawa Tengah salah satu center pertumbuhan, ada kawasan industri, pendidikan ada pusat komersial dan perdagangan, jadi potensinya sangat besar,” kata Awar
Saat ini tercatat nasabah pemegang polis di perusahaan milik group Pertamina tersebut saat ini telah mencapai 58 ribu orang. Ia menargetkan penambahan 10 ribu nasabah hingga akhir tahun 2023.
Baca Juga: Polemik Pria Lempar Anjing ke Kolam Buaya: Dikecam Erick Thohir, Pelaku Jadi Tersangka
Haris Anwar mengatakan, asuransi kumpulan masih menjadi produk asuransi yang paling banyak dimiliki oleh nasabah PertaLife. Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi , ia memastikan bahwa PertaLite Insurance dikelola dengan prinsip pengawasan.
“Kita selalu mengedepankan tata kelola yang komprehensif, dimana kita membangun satu mekanisme pengawasan. Dalam pengelolaan investasi, pengelolaan produk, pengelolaan operasional dipimpin oleh pihak berkompeten,” ujarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat