SUARA SEMARANG - Tak disangka, timnas Indonesia menorehkan sebuah prestasi tersendiri saat melawan Argentina dalam FIFA Matchday, Senin (19/6) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tim asuhan Shin Tae Yong telah bekerja keras saat bertanding melawan Argentina yang merupakan tim peringkat satu dunia.
Sampai akhirnya, Indonesia harus menelan kekalahan 2 – 0 setelah Leandro Paredes melesatkan tendangan ke gawang Indonesia pada menit ke-38, dan sundulan Cristian Romero di menit 56 babak kedua.
Dalam pertandingan FIFA Matchday sebelumnya di Beijing, China (15/6), Argentina telah mengalahkan Australia dengan skor 2 – 0.
Argentina berhasil melesatkan gol pertama secara kilat pada menit kedua oleh sang mega bintang Lionel Messi, ditambah gol kedua di menit ke-68 oleh German Pezzela.
Dari pertandingan tersebut, saat Argentina melawan Australia, Indonesia pantas berbangga diri.
Permainan Indonesia saat melawan Argentina berhasil membuat tim asuhan Lionel Scaloni kesusahan untuk membobol gawang Indonesia di 30 menit babak pertama.
Indonesia terbukti memberikan perlawanan yang sangat hebat saat menjamu Argentina dalam pertandingan FIFA Matchday.
Kemampuan Timnas Indonesia dalam memberikan pertahanan pada 30 menit pertama ini dinilai lebih baik dari tim peserta Piala Dunia, Australia.
Baca Juga: Bikin Netizen Makin Tergila-gila Lewat Konten TikTok Pribadinya, Amanda Manopo Tanya FYP itu apa?
Inilah yang membuktikan bahwa permainan Timnas Indonesia semakin berkembang menjadi lebih baik.
Pengalaman bertanding melawan tim kuat asal Argentina ini dapat menjadikan pelajaran penting dan motivasi untuk bisa bermain lebih baik lagi.
Meskipun akhirnya harus menelan kekalahan, perjuangan Timnas Indonesia dalam pertandingan ini patut diapresiasi.
Bukan hal mudah untuk memberikan perlawanan kepada tim peringkat satu dunia seperti Argentina.
Pertandingan melawan Argentina juga menunjukkan perkembangan positif Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Indonesia kerap kesulitan menghadapi tim-tim kuat dunia, tetapi kali ini mereka mampu memberikan tekanan yang signifikan.
Berita Terkait
-
Pemuncak Ranking FIFA Cuma Menang 2-0 dari Tim Peringkat 149, Scaloni Puas?
-
Gila! Asnawi Mangkualam Jegal Alejandro Garnacho Tanpa Pelanggaran, Selamatkan Indonesia dari Serangan Argentina Bertubi-tubi
-
Lionel Scaloni Akui Sudah Antisipasi Lemparan Jauh Pratama Arhan di Laga Timnas Indonesia vs Argentina
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Tutup Usia di 35 Tahun
-
Kolaborasi BPDP-GPPI, Perkuat Sektor Perkebunan lewat Peran Perempuan
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
Neymar Digugat! Perempuan Ini Dipaksa Eks PSG Itu Kerja 16 Jam Sehari Layani 150 Orang