SUARA SEMARANG - Banyak hal tak terduga terjadi dalam hidup, dan cerita Kurnia Meiga, mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, adalah salah satunya.
Setelah enam tahun berjuang dengan penyembuhan gangguan mata yang menghentikan karir sepak bolanya, Meiga menemukan jalan baru untuk menyambung hidupnya dengan menjual ayam crispy.
Perjalanan Meiga yang tak terduga ini dimulai ketika Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendengar kabar mengenai kondisi Meiga dan segera memberikan bantuan untuk penyembuhan gangguan mata yang ia alami.
Bukan hanya itu, Erick Thohir juga memberikan bantuan tambahan berupa pembangunan usaha dan renovasi rumah untuk Meiga.
Berbekal bantuan dari Erick Thohir, Kurnia Meiga memutuskan untuk menjalankan usaha ayam crispy dengan merk "Magu Magu Chicken," sebuah waralaba asal Yogyakarta.
Usaha ini menjanjikan, mengingat minat masyarakat terhadap makanan cepat saji yang sedang populer saat ini.
Meiga, yang dulunya menjaga gawang Timnas Indonesia dengan penuh semangat, kini harus menghadapi kenyataan bahwa karir sepak bolanya harus terhenti karena masalah kesehatan.
Namun, dengan tekad dan semangat yang tak pernah padam, ia memulai usaha baru yang menantang.
Meskipun jauh berbeda dengan lapangan hijau, ia membuktikan bahwa keberanian untuk beradaptasi dan mencari peluang baru adalah kunci untuk terus maju dalam hidup.
Baca Juga: Denny Caknan Puji Bella Bonita di Instagram, Marshel Widianto: Gas Mas!
Melihat perjuangan yang dilalui Meiga, Erick Thohir terinspirasi untuk menciptakan Yayasan Bakti Sepak Bola.
Yayasan ini bertujuan untuk membantu para pemain dan mantan pemain sepak bola dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah mengakhiri karir mereka di lapangan hijau.
Erick Thohir merasa bahwa para pemain timnas pantas mendapatkan apresiasi dan dukungan setelah berjuang keras untuk negara.
Melalui Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, dia berharap dapat memberikan jaminan dan dukungan bagi para pemain sepak bola setelah mereka memutuskan untuk gantung sepatu.
Yayasan ini akan memberikan pelatihan, beasiswa, dan bantuan lainnya yang dapat membantu pemain membangun karir baru atau memulai usaha mereka sendiri.
Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang diinisiasi oleh Erick Thohir juga merupakan langkah positif dalam memberikan perhatian dan perawatan yang layak bagipara pemain sepak bola, baik selama karir mereka maupun setelahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Belasan Rumah Terdampak Longsor, 4 Terseret ke Sungai di Indragiri Hilir
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Ogah Rugi, Real Madrid Tak Lepas Dani Ceballos Gratisan ke Betis
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Emosi Nanik S Deyang Disebut Tak Stabil, Guntur Romli: Sedang Main Teater Politik?
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas