SUARA SEMARANG - Penunjukan Frank Wormuth oleh Erick Thohir dinilai mendapatkan dua manfaat sekaligus.
Erick Thohir bisa memanfaatkan Frank Wormuth menjadi jembatan pada klub-klub besar di Jerman maupun Belanda.
Hal itu menjadi keuntungan besar bagi Erick Thohir dan PSSI karena Frank Wormuth memiliki latar belakang bagus di dua negara tersebut.
Masa pencarian Dirtek PSSI usai sudah setelah Erick Thohir mengumumkan nama pria asal Jerman tersebut pada publik sepakbola nasional.
Memang bukan nama yang terlalu besar sebagaimana kejutan yang disampaikan oleh Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Namun jika melihat karir Wormuth maka Erick Thohir dinilai sudah memilih orang yang tepat untuk mengembangkan sepakbola nasional jangka panjang.
Sebagai Dirtek, Erick Thohir jelas membebani eks pelatih Timnas Jerman U-20 tersebut dalam pengembangan pemain-pemain muda.
Bisa jadi Erick Thohir juga kepincut dengan masa kerja Wormuth sebagai instruktur pelatih di PSSI nya Jerman selama 10 tahun.
Terlepas dari hal itu, Erick Thohir akan mendapatkan keuntungan ganda saat mempekerjakan Wormuth.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Dicoret, Shin Tae Yong Pecah Skuad Kualifikasi Piala AFC U-23 dan FIFA Match Day
Yakni jembatan berkomunikasi Erick Thohir antara PSSI Indonesia dengan Jerman maupun Belanda.
Pria asal Jerman tersebut sebelumnya juga menjadi pelatih FC Groningen salah satu klub di Liga Belanda.
Dengan demikian, Erick Thohir bisa memberikan tugas tambahan pada Dirtek baru PSSI untuk menyusun jadwal uji coba.
Uji coba tersebut bisa antar Timnas sesuai level usia atau melawan klub-klub besar di Jerman atau Belanda.
Rata-rata klub di Jerman maupun Belanda memiliki pembinaan jenjang usia yang bagus dan kompetisi juga sangat menarik.
Dengan langkah tersebut maka Erick Thohir bisa mendapatkan pemain-pemain muda yang berkualitas sekaligus mendapatkan calon lawan yang top di uji coba.
Meski masih dikontrak jangka pendek namun Erick Thohir bisa menjadikan Dirtek baru PSSI sebagai Kartu As untuk pengembangan pesepakbola muda Indonesia.***
Berita Terkait
-
Buntut Pekan Ke-3, Erick Thohir Pasrah FIFA dan Indonesia Terancam Sanksi Federasi Dunia
-
Utak-Atik Erick Thohir, Jitu Pilih Shin Tae Yong Gondol Juara Piala AFF?
-
Fix Shin Tae Yong Dapat Jatah Big Match Tahun 2024, Pertanda Perpanjangan Kontrak Dari PSSI Lagi?
-
Dapat Bekingan ET, Shin Tae Yong Diuntungkan Status Klub Dibuat PSSI Mandatory Timnas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan