SUARA SEMARANG - PSSI ternyata sudah menawari federasi sepakbola Jerman untuk menjadi lawan anak asuh Shin Tae Yong berikutnya.
Jika deal maka Shin Tae Yong akan mendapatkan lawan yang berat meski Jerman saat ini berada di "hanya" berada di 15 besar dunia.
Dengan melawan Jerman maka ini menjadi laga berat jilid II bagi Shin Tae Yong yang sebelumnya dihadapkan dengan Timnas Argentina.
Kemungkinan Timnas Indonesia melawan Timnas Jerman saat ini terbuka sangat lebar setelah kedatangan Alejandro Garnacho dkk beberapa waktu lalu.
Setidaknya ada 3 faktor, Shin Tae Yong berkesempatan melawan Jerman yang pernah dikalahkannya di Piala Dunia episode lampau.
Alasan pertama adalah PSSI yang dipimpin Erick Thohir saat ini telah menjalin kerjasama dengan federasi sepakbola Jerman dalam pengembangan sepakbola di tanah air.
Meski tak tertuang rencana mempertemukan kedua timnas, namun komunikasi yang baik antara keduanya bisa membuka peluang tersebut.
Alasan kedua mengapa Shin Tae Yong harus siap-siap adalah kehadiran Frank Wormuth yang baru saja ditunjuk sebagai Dirtek PSSI.
Wormuth yang merupakan asli Jerman dan pernah menangani Timnas U-20 Jerman bisa menjadi jembatan penghubung komunikasi antara PSSI dan federasi sepakbola setempat.
Baca Juga: Imitasi Gimcheon Sangmu FC, Erick Thohir Tiru Taeguk Warriors Bentuk Klub Berisi Pemain Timnas
Alasan ketiga adalah suksesnya PSSI dalam menggelar laga besar melawan Timnas Argentina.
Baik dari stadion, penonton, keamanan hingga jamuan yang diberikan bagi para punggawa Tim Tango.
Di sisi lain, permainan Timnas Indonesia di bawah Shin Tae Yong juga memberikan perlawanan bagus saat itu.
PSSI bahkan disebut sudah memberikan berkomunikasi dan menawarkan pertemuan Timnas Indonesia dibawah Shin Tae Yong melawan Timnas Jerman.
Jika deal maka Shin Tae Yong bisa mengulang strategi yang sama saat berhasil mengandaskan Timnas Jerman di Piala Dunia.***
Berita Terkait
-
Imitasi Gimcheon Sangmu FC, Erick Thohir Tiru Taeguk Warriors Bentuk Klub Berisi Pemain Timnas
-
PSSI Izinkan Indra Sjafri Latih Bhayangkara Jadi Klub Sekolah Timnas U-20, Tak Ada Degradasi?
-
Dag Dig Dug.... 7 Pemain Andalan Shin Tae Yong Tak Bisa Perkuat Timnas di AFF - Kualifikasi Piala Asia U-23?
-
Mantan Murid Shin Tae Yong Comeback, Warga Negara Inggris Senilai Rp 434 Juta
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset