SUARA SEMARANG - Langkah Erick Thohir sepertinya meniru Korea Selatan saat membentuk klub Gimcheon Sangmu FC.
PSSI nya Erick Thohir yang akan menjadikan Bhayangkara FC sebagai tempat bermain bagi pemain-pemain Timnas U-20 pernah dilakukan oleh Korea Selatan.
Dengan role model Gimcheon Sangmu, Erick Thohir bisa mengimitasi langkah Taeguk Warriors muda sebagaimana yang dilakukan oleh Negeri Ginseng tersebut.
Langkah Erick Thohir membentuk klub bayangan Timnas tersebut sebenarnya wajar bagi negara-negara yang ingin memperkuat kualitas namun minim kompetisi di level umur.
Dengan sering bermain bersama di satu tim, maka Erick Thohir bisa menyaksikan perkembangan pesat Timnas Indonesia muda U-20 dalam hal skil dan mental.
Alasannya, kebijakan Erick Thohir tersebut akan memberikan pengalaman bagi pemain-pemain Timnas Indonesia muda karena melawan klub-klub top di kompetisi resmi.
Artinya klub lawan akan mati-matian mengalahkan klub Timnas tersebut untuk mendapatkan poin maksimal dan bersaing di papan atas kompetisi.
Dalam keterangannya, Gimcheon Sangmu adalah klub semi profesional yang merupakan bentukan korps militer Korea Selatan.
Hampir sama dengan langkah Erick Thohir jika benar menunjukan Bhayangkara FC sebagai wadah pemain Timnas.
Baca Juga: PSSI Izinkan Indra Sjafri Latih Bhayangkara Jadi Klub Sekolah Timnas U-20, Tak Ada Degradasi?
Lantaran Bhayangkara FC juga bermula dari korps penegak hukum di Indonesia dan berisikan banyak pesepakbola yang juga sebagai anggota kepolisian.
Gimcheon Sangmu saat ini berkompetisi di kasta kedua sepakbola Korea Selatan dan satu kompetisi dengan Jeonnam Dragons klub Asnawi Mangkualam.
Meski berisikan pemain-pemain muda, Erick Thohir harus melirik catatan Gimcheon Sangmu yang kini duduk di posisi teratas.
Yakni 13 kali menang dari 21 laga, sisanya 3 imbang dan 5 kali kalah. Kekalahan salah satunya saat bertemu Jeonnam Dragons.
Pembentukan klub Timnas ini sebelumnya ramai dikabarkan setelah ada pernyataan dari Manajer Timnas.
Dengan statistik tersebut maka langkah Erick Thohir dalam memberikan kompetisi resmi bagi para pemain Timnas U-20 dinilai efektif meningkatkan performa dan skil.***
Berita Terkait
-
PSSI Izinkan Indra Sjafri Latih Bhayangkara Jadi Klub Sekolah Timnas U-20, Tak Ada Degradasi?
-
Dag Dig Dug.... 7 Pemain Andalan Shin Tae Yong Tak Bisa Perkuat Timnas di AFF - Kualifikasi Piala Asia U-23?
-
Mantan Murid Shin Tae Yong Comeback, Warga Negara Inggris Senilai Rp 434 Juta
-
Kartu As Erick Thohir, Frank Wormuth Jembatan Menuju Klub-klub Besar Jerman Belanda
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Emas Antam Melesat, Harga Hari Ini Tembus Rp 3,08 Juta per Gram
-
5 Rekomendasi Takjil Warna Pink untuk Buka Puasa, Estetik dan Menggugah Selera
-
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
Ucapan Idulfitri yang Benar, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum atau Minal Aidin Wal Faizin?
-
Teknologi Rangka Baja JETOUR T2 Tahan Beban Hingga 360 Kilogram
-
Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861
-
Tak Hanya Tambang, Aktivitas Emiten AMMN Kontribusi Rp 173 Triliun ke PDB
-
Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul