SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong berhasil menciptakan 3 monster di lini belakang skuad utama Garuda jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan ketiganya, lini pertahanan Shin Tae Yong dinilai lebih kuat karena memiliki bek jangkung diatas rata-rata pemain Indonesia.
Sehingga skuad Shin Tae Yong dinilai akan bisa bersaing dengan negara-negara kuat lainya untuk menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Bek andalan Shin Tae Yong yang pertama adalah Jordi Amat yang memiliki tinggi badan 185 cm. Berposisi sebagai bek tengah, pemain Johor Darul Takzim ini juga memiliki segudang pengalaman.
Sejauh ini Jordi Amat lah yang menjadi pengatur lini pertahanan Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae Yong karena ketenangan dan pengalamannya.
Namun yang mesti diwaspadai Shin Tae Yong adalah usia Jordi Amat yang sudah 31 tahun atau jauh lebih tua dibandingkan pemain Indonesia lainnya.
Jika Shin Tae Yong berhasil meloloskan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026 mendatang maka usia Jordi Amat saat itu sudah menyentuh 34 tahun.
Meski saat ini Jordi Amat menjadi andalan lini belakang Shin Tae Yong namun harus mempersiapkan pengganti untuk ajang tersebut.
Monster lini belakang ciptaan Shin Tae Yong yang kedua adalah Elkan Baggott yang memiliki tinggi badan 194 cm.
Baca Juga: Ditanya Soal Pratama Arhan, Web Resmi Tokyo Verdy Ungkap Kekesalan Pelatih Hiroshi Jofuku?
Tinggi menjulang dan masih berusia 20 tahun, Elkan Baggott akan menjadi bek jangka panjang untuk Shin Tae Yong kedepannya.
Saat ini Elkan Baggott sudah menjadi andalan Shin Tae Yong dan diprediksi akan menjadi pemain tetap Timnas Indonesia selama kualifikasi maupun putaran final Piala Dunia 2026 jika lolos nantinya.
Saat lolos Piala Dunia 2026, maka Elkan Baggott akan berusia 23 tahun dan masih pada masa keemasan sebagai seorang pemain sepakbola.
Bek ketiga yang menjadi andalan Shin Tae Yong adalah Rizky Ridho yang memiliki tinggi badan 183 cm atau hanya terpaut 1 cm dari Jordi Amat.
Pemain asli Indonesia ini juga menjadi andalan Shin Tae Yong selama beberapa ajang yang diikuti Timnas Indonesia.
Dengan hadirnya tiga monster bentukan Shin Tae Yong maka Indonesia dinilai sudah menghilangkan kelemahan dari umpan-umpan silang yang selalu saja merepotkan.
Berita Terkait
-
Ditanya Soal Pratama Arhan, Web Resmi Tokyo Verdy Ungkap Kekesalan Pelatih Hiroshi Jofuku?
-
Duel Kiper Piala Dunia, Penantian Setahun Pratama Arhan Terbayar Lunas di Jepang 5 Kali Lipat
-
Effect Shin Tae Yong di 4 Klub Luar Negeri, Karir Pemain Timnas Dapat Tempat di Tim Utama
-
Marselino Ferdinan Dicoret, Shin Tae Yong Pecah Skuad Kualifikasi Piala AFC U-23 dan FIFA Match Day
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Budget setara Harga Motor tapi Dapat Honda Brio: Iritnya Jago, Kehalusan Mesin Kelas Maestro
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Makeup Cepat Luntur dan Cakey? Ini 7 Kesalahan Memakai Bedak yang Sering Tidak Disadari
-
Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah
-
Sepatu Sempit Berujung Siswa SMK Meninggal, Dinas Pendidikan Kaltim Buka Suara
-
7 HP dengan Baterai Paling Awet 2026, Seri Realme Ini Juaranya
-
Digerebek Istri di Kos Bareng Mahasiswi, Wakil Dekan UIN Jambi Langsung Dinonaktifkan
-
Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Marsinah: Sejarah yang Terasa Berulang
-
Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar
-
Pentingnya Sebuah Kesadaran: Menilik Teguran Kepada Konten Kreator di IKEA