SUARA SEMARANG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang telah mengadakan inisiatif terbaru yang dinamakan Eazy Passport, sebuah layanan paspor kolektif yang dirancang untuk memudahkan masyarakat yang berencana melakukan ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan baru ini baru-baru ini digelar di Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Blater, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang. Dalam acara tersebut, tim Eazy Passport turut serta memberikan pelayanan baik untuk permohonan paspor baru maupun penggantian paspor bagi pemohon yang mayoritas adalah calon jamaah umroh.
Ruang pengajaran Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Blater menjadi tempat berlangsungnya layanan Eazy Passport selama dua hari berturut-turut, dengan jumlah permohonan mencapai sekitar 150 pemohon.
Guntur Sahat Hamonangan, selaku Kepala Kantor Imigrasi Semarang, menjelaskan bahwa Eazy Passport merupakan inovasi terbaru yang bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam proses pengurusan paspor. "Melalui layanan Eazy Passport, masyarakat dapat mengurus paspor secara kolektif dengan lebih mudah. Tim kami akan mendatangi lokasi yang diajukan oleh pemohon," kata Guntur Hamonangan.
"Pengajuan permohonan untuk layanan paspor kolektif dapat diajukan secara tertulis kepada kami. Setelah persetujuan diberikan, langkah-langkah teknis pelaksanaan akan dijelaskan oleh unit terkait," tambahnya.
Guntur juga menekankan bahwa pemohon paspor wajib membawa dokumen asli dan salinan yang diperlukan. "Biaya pengurusan paspor melalui layanan Eazy Passport akan sama dengan biaya pengurusan di Kantor Imigrasi Semarang, yakni sebesar Rp 350 ribu untuk paspor biasa dan Rp 650 ribu untuk paspor elektronik," tutup Guntur Hamonangan.
Program Eazy Passport ini dapat diajukan dalam skala komunitas, kantor, perumahan, organisasi, arisan, atau perkumpulan lainnya dengan jumlah anggota antara 30 hingga 50 orang.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat yang berkeinginan untuk beribadah di Tanah Suci dapat lebih mudah dan efisien dalam mengurus paspor kolektif. Ini adalah langkah inovatif dari Kantor Imigrasi Semarang untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah suci."
Baca Juga: Pemain Baru Timnas Indonesia U-23 Dapat Perhatian Khusus Shin Tae-yong, Kenapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kasihan Anak-anak! Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara Molor Setahun: Jam Belajar Dipangkas
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini
-
Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama