SUARA SEMARANG - Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jateng Eny Winaryati menyerukan supaya perempuan jangan mau jadi objek politik semata, terlebih jelang Pemilu 2024.
Eny Winaryati yang juga pengajar di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menguraikan bila perempuan punya kapasitas yang lebih.
"Politik sekarang ini, perempuan jadi objek politik apakah sebatas pemenuhan 30 persen kuota saja dan lainnya," kata Eny Winaryati usai Pembekalan & Dialog Ideopolitor bagi Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Periode Muktamar Ke-48 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 2 September 2023.
Dalam agenda bertajuk 'Membangun Komitmen dan Sinergitas Pimpinan untuk Aisyiyah Berkemajuan' itu Eny Winaryati mengatakan perempuan agar menguatkan lagi ideologi di Aisyiyah khususnya.
"Perempuan itu juga yang paling banyak didekati (kepentingan politik) karena sangat beragam," katanya.
Maka dari itu, kata dia perempuan perlu ada penguatan peran, agar jangan sampai hanya jadi objek politik semata.
"Perempuan punya kapasitas, dan jadi bagian yang diperhitungkan," kata dia.
Meski demikian, pihaknya tak melarang ada anggota Aisyiyah yang terlibat dalam politik kebangsaan maupun politik praktis.
"Boleh saja misalnya terlibat di Bawaslu sebagai politik kebangsaan, atau partai politik sebagai politik praktis," katanya.
Baca Juga: Cak Imin Resmi Dipinang Anies Sebagai Cawapres, Gus Yahya: Bukan Calon Atas Nama NU
Tentu, lanjut Eny, dengan mekanisme yang disampaikan misalnya kalau sedang nyaleg bisa cuti dulu pada keanggotaannya, nanti aktif kembali.
Hal ini agar anggota tak mencampur-adukkan antara kepentingan politik dan organisaai.
"Kita beri kebebasan untuk aktualisasi diri di partai atau lainnya. Kalau politik kebangsaan kita dorong, kalau praktis silahkan. Tapi kalau pada masa kampanye ya istirahat dulu (keorganisasiannya)," ucap dia.
Lebih jauh, pihaknya juga berpesan untuk anggota dan masyarakat agar tak terjebak politik uang dalam Pwmilu.
"Jangan sampai hanya uang tak seberapa tapi tergiur. Maka ketahui karakter siapa orang yang akan dipilih, yang jujur dan amanah," kata Eny.
Teknologi Informasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa