SUARA SEMARANG - Lama tak muncul ternyata Marselino Ferdinan kini bermain untuk Tim Reserves KMSK Deinze. Tim Reserves ini berisikan para pemain cadangan yang belum dapat tempat di tim utama bersama pemain U-21.
Kehadiran Marselino Ferdinan di Tim Reserves KMSK Deinze langsung berdampak positif bagi klub. Terbukti mereka langsung memetik kemenangan perdana.
Lawan Marselino Ferdinan adalah klub kuat Lommel SK yang selalu menjadi pesaing tim utama KMSK Deinze.
Marselino Ferdinan bermain 54 menit di laga Tim Reserves KMSK Deinze lawan Lommel SK tersebut. Perlu diketahui, kompetisi Tim Reserves ini adalah ajang resmi di Belgian Reserves Pro League yang merupakan kasta tertinggi.
DI laga tersebut Belgian Reserves Pro League berhasil membawa KMSK Deinze cadangan menang. Empat gol mereka sarangkan ke gawang lawan. Sementara gawang KMSK Deinze Reserves kebobolan 2 gol.
Dengan kemenangan 4-2 ini, Marselino Ferdinan berhasil membawa KMSK Deinze di posisi ke-8 klasemen sementara Belgian Reserves Pro League.
Bermainnya Marselino Ferdinan di Tim Reserves KMSK Deinze seakan menjadi jawaban dari pihak klub soal progres dari gelandang berusia 19 tahun tersebut.
Sejauh ini Marselino Ferdinan belum mendapatkan menit bermain di tim utama. Setidaknya hingga pekan ke-8, dirinya kalah bersaing dengan para gelandang senior.
KMSK Deinze musim ini mendatangkan sejumlah pemain baru dan langsung menggusur posisi Marselino Ferdinan di lini tengah.
Baca Juga: Debut Elkan Baggott Dikalahkan Pemain 19 Tahun, Ipswich Town Dua Kali Bidik Young Guns
Namun kebijakan manajemen klub untuk menempatkan Marselino Ferdinan di Tim Reserves KMSK Deinze patut diacungi jempol. Dengan terus bermain, maka Marselino Ferdinan tetap bisa meningkatkan skil dan mengasah pengalaman di Belgia.
Sebagaimana pemain muda lainnya, jika dirasa kemampuan Marselino Ferdinan sudah meningkat maka bisa segera bergabung dengan tim utama KMSK Deinze lagi.
Kenyataanya, saat ditinggal Marselino Ferdinan KMSK Deinze senior juga banyak mengalami kekalahan. Dari enam pekan sudah tiga kali kalah dan tiga kali menang.
Dengan progres ini diharapkan Marselino Ferdinan bisa lebih tenang karena sebelumnya risih dengan komentar-komentar fans dari Indonesia yang terus menerus menyoroti dirinya dengan nada negatif.
Marselino Ferdinan meminta masyarakat memahami jika dirinya tetap berusaha menjadi lebih baik meski bermain di eropa tidaklah mudah. Selain adaptasi dengan gaya sepakbola yang berbeda, pemain juga harus pintar memahami instruksi pelatih.***
Berita Terkait
-
Hasil Live Skor Ipswich Town Menang Lawan Blackburn Rovers, Amankan Zona Promosi
-
Nyala Flare KMSK Deinze Kena Comeback 2-1, Marselino Ferdinan dkk Beruntung di Klasemen
-
Sinyal Merah Untuk Marselino Ferdinan Dari KMSK Deinze Adanya Local Pride Belgia
-
Mengapa Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan Tak Main Lawan Kyrgyzstan Meski Lolos Aturan Umur?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
SF Hariyanto Larang Pemda Pecat PPPK, Ogah Bikin Gejolak: Malu Kita!
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik