SUARA SEMARANG - Tanda tanya poin Liverpool akan bertambah 1 usai adanya permintaan maaf resmi dari pihak Badan Wasit atau PGMOL (Professional Game Match Officials) terjawab sudah.
Liverpool rugi besar di laga lawan Tottenham Hotspur karena alih-alih mendapatkan 3 poin, satu poin yang harusnya menjadi hak malah "dirampok" oleh Badan Wasit
Badan wasit telah terang-terangan pada Liverpool melakukan kesalahan terhadap gol Luis Diaz yang mestinya onside menjadi offside. Akibat keputusan tersebut 1 poin menjadi sirna karena hasil akhir 2-1 untuk Tottenham Hotspur.
Jika gol tersebut disahkan maka Liverpool lawan Tottenham Hotspur berakhir dengan skor 2-2. Liverpool juga tetap akan berada di posisi runner up.
Terlebih lagi gol yang dicetak oleh Luis Diaz tersebut terjadi di babak pertama saat kedudukan masih imbang 0-0. Artinya, bisa saja gol tersebut akan merubah jalanya laga.
Liverpool yang akhirnya tertinggal lebih dahulu menjadi unggul satu gol lebih dahulu. Kenyataanya, setelah gol Luis Diaz dianulir justru gawang Liverpool kebobolan dalam dua menit kemudian.
Meski akhirnya Cody Gakpo berhasil menyamakan kedudukan di babak injury time babak pertama. Liverpool harus tertunduk lesu saat gol bunuh diri Joel Matip di masa injury time babak kedua.
Selanjutnya muncul pertanyaan apakah usai permintaan maaf dari PGMOL maka poin Liverpool bisa dikembalikan. Mengingat 1 poin ini sangat berarti untuk persaingan di papan atas liga.
Sejauh ini tidak ada regulasi yang memungkinkan poin Liverpool akan kembali, meski PGMOL telah mengakui kesalahanya.
Baca Juga: Ipswich Town Siapkan Elkan Baggott di Kompetisi Tertua Dunia Bukan Carabao Cup
Hal itu merujuk pada kesalahan-kesalahn keputusan yang dibuat PGMOL sebelum laga Liverpool melawan Tottenham. Tak ada poin klub yang mendapatkan tambahan poin.
Begitu wasit meniup peluit panjang pertandingan maka skor tak akan bisa diubah. Skor akhir Liverpool lawan Tottenham tetap 1-2.
Artinya poin Liverpool saat ini tetap 16 terpaut 2 poin di puncak dan posisi melorot menjadi urutan keempat.***
Berita Terkait
-
Klasemen Ipswich Town Usai Dapat 1 Poin, Gol Telat Brandon Williams Bawa The Tractors Lewati Leicester
-
Hasil Jeblok KMSK Deinze Lawan SK Beveren, Masalah Baru Marc Grosjean Tanpa Marselino Ferdinan
-
Sudah Hadapi 3 Klub Besar, Saatnya Marselino Ferdinan Bawa KMSK Deinze Naik Posisi
-
Lolos, Ipswich Town Berpeluang Bertemu Raksasa MU dan Liverpool Jadi Lawan Berat
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya