/
Kamis, 22 September 2022 | 08:15 WIB
local media summit (Suara.com)

Tantangan yang dihadapi oelh pelaku media lokal di era sekarang ini semakin meningkat pesat. Aspek seperti kapasitas bisnis, teknologi, ekosistem media dan peningkatan kualitas konten menjadi pertimbangan penting bagi pengelola media lokal di Indonesia.


Untuk menjawab beragam tantangan tersebut, Suara.com bersama International Media Support (IMS) mengadakan workshop dan memberikan tips dan strategi penting bagi media lokal di Indonesia untuk beradaptasi dengan tantangan yang ada.


"Untuk memenuhi aspek yang berbeda dari tantangan tersebut, bekerja sama dengan International Media Support (IMS) menyelenggarakan Local Media Summit 2022,” ujar Pemimpin Redaksi Suara.Com, Suwarjono, Rabu (21/9/2022).


Menurutnya, Local Media Summit 2022 yang dijadwalkan digelar di Jakarta pada 27-28 Oktober 2022 ini merupakan ajang bertemunya para pengelola media lokal dari lintas sektor, lintas lembaga, organisasi media yang pertama kali di Indonesia.


"Acara ini mempertemukan pengelola media lokal dengan investor media, pengiklan besar, donor, lembaga pemerintah, dan platform. Termasuk berbagai perusahaan yang tertarik dengan media berkelanjutan dan menyediakan arus informasi lokal" , ujarnya.


Para peserta Local Media Summit 2022 secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pengelola media lokal dan stakeholder perusahaan atau bisnis Media.


Setidaknya 300 pengelola media lokal di tingkat CEO dan Pemimpin Redaksi akan hadir. Dan 100 peserta dari investor media, pengiklan besar, donor, lembaga pemerintah, sektor swasta dan platform.


Inisiatif suara.com dalam mendukung pengembangan media lokal ini diapresiasi oleh Onternational Media Supprt IIMS) yakni sebuah lembaga yang berbasis di Denmark.


Manajer Program IMS Indonesia Eva Danayanti mengatakan bahwa Local Media Summit 2022 dapat dikatakan sebagai puncak dari inisiatif dan kolaborasi Suara.com dan beberapa media lokal dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Ganjar Berang Ada Oknum Desa Potong BLT BBM Rp 20 ribu per Orang


“Puncak pertemuan ini menjadi ruang belajar dan kolaborasi untuk membangun kapasitas bisnis media lokal. Sehingga kami dapat terus mengemas dan mendistribusikan berbagai informasi tentang berbagai isu, khususnya kepentingan publik sebagai audiensnya,” ungkap Eva.


Local Media Summit 2022 bertujuan untuk menjawab kebutuhan media lokal dan stakeholdernya.


Lingkaran media lokal dapat menciptakan peluang dan jaringan dengan

investor media, pengiklan besar, donor , lembaga dan platform pemerintah.

Kemudian perkenalkan berbagai produk dan layanan Anda kepada masyarakat yang lebih luas.


Menurut Suwarjono, Local Media Summit 2022 juga akan memungkinkan media lokal bertemu dengan para pakar untuk membahas berbagai isu dan tantangan yang mereka hadapi dalam pengembangan newsroom dan bisnisnya.


"Tidak hanya untuk media, Local Media Summit 2022 juga dapat menawarkan banyak manfaat bagi pengiklan, donor, lembaga pemerintah, lembaga swasta, dan platform. Antara lain, membangun hubungan dengan berbagai media lokal di seluruh Indonesia. Dapatkan wawasan dan karakter dari beragam media lokal.

Dan tentu saja kita bisa memahami pendekatan media lokal yang berbeda terhadap topik, produk, layanan, dan target audiens," jelasnya.


Agenda utama Local Media Summit 2022 mencakup berbagi pengetahuan dan pengalaman, teknologi, Platform dan distribusi serta koneksi, kolaborasi, dan jaringan, semuanya dikemas dalam bentuk konferensi, lokakarya, klinik pelatihan, gala dinner, hall of fame, dan networking session.


Akan ada dua konferensi dalam Lokal 2022 Media Summit sebagai Acara Pembukaan  bertajuk ‘Future of Local Media: Viability, and Audience.  Jelajahi lanskap media lokal berdasarkan posisi kita saat ini, disrupsi teknologi, dan apa yang akan terjadi di masa depan.


Sedangkan konferensi penutup bertajuk, Reinventing Local Media: Finding opportunities and overcoming the challenges. Mengeksplorasi ide-ide model bisnis media lokal dan mencari peluang media sebagai bagian dari usaha kecil dan menengah (UKM).

Sementara itu, untuk topik-topik workshop meliputi, Strategi Pendanaan bagi Startup Media, Mencari Model Bisnis untuk Media Lokal. Selanjutnya Mengemas dan monetisasi konten video, dan Keamanan Digital bagi Media Lokal. Tak hanya itu, dalam kegiatan itu juga membahas teknologi mendasar dan penting bagi media digital.

Topik workshop lainnya adalah Transformasi Digital pada Media Berbasis Cetak, Optimasi Media Sosial dan SEO untuk distribusi dan monetisasi konten. Kemudian terdapat dua sesi kolaborasi ide antara media lokal dan stakeholdernya. Pertama pengembangan model bisnis berbasis koperasi kolaboratif. Kedua adalah kolaborasi dalam informasi publik untuk audiennya.

Load More