/
Jum'at, 16 September 2022 | 21:51 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas untuk ekspor-impor di Pelabuhan Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Indonesia berhasil mencatat rekor tertinggi dalam sejarah terkait kegiatan ekspor. Para pengusaha muda harus memanfaatkan prasyarat ini untuk membangun dan memelihara kepercayaan internasional.


Founder Komunitas Bisa Ekspor Julio Ekspor mengungkapkan, fenomena ini memberi tanda bahwa produk Indonesia sudah banyak diminati di kancah internasional.


Pencapaian ini harus lebih ditingkatkan lagi dengan memperkenalkan produk-produk yang berkualitas.


"Ini merupakan kabar baik bagi pelaku usaha di Indonesia, artinya Indonesia sudah dipandang oleh negara lain sebagai pemasok produk di negara mereka," ujar Julio, Jumat (16/9/2022) di Jakarta.


Ia melihat momentum ini sebagai petunjuk dan catatan penting bagi kaum muda Indonesia. Sebab, bisnis ekspor bisa sangat menjanjikan untuk mendongkrak perekonomian.


“Mestinya anak muda Indonesia bisa melihat peluang bisnis ekspor sebagai hal yang menjanjikan, bukan sekedar impor dan jual lagi di marketplace,” ungkap Julio.


Ia menambahkan, jika anak muda Indonesia melihat potensi dan ingin terjun ke dunia ekspor, maka akan banyak lapangan pekerjaan. Hal ini memungkinkan perekonomian negara bisa terus tumbuh.


"Kehadiran Komunitas BisaExport akan membawa peningkatan ekspor Indonesia yang sangat besar," ujar Julio.


Perlu dicatat bahwa ekspor Indonesia tumbuh 30,15 persen secara year-on-year mencapai US$27,91 miliar pada Agustus 2022. Ini merupakan transaksi tertinggi sepanjang sejarah ekspor Indonesia.

Baca Juga: Harga Tiket WSBK Mandalika 2022 Turun 30 Persen, Paling Murah Rp 74 Ribu


Ekspor tertinggi Indonesia sebelumnya terjadi di periode bulan April 2022 dengan nilai USD 27,3 miliar. Komoditas yang mengalami kenaikan adalah minyak dan gas bumi dengan angka kenaikan sebesar 64,4% menjadi $1,72 miliar, dan nonmigas juga mengalami kenaikan 28,3% menjadi $26,1 miliar.

(suara.com)

Load More