Kepolisian Resor (Polres) Lebak, Polda Banten, telah menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) karena melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri sejak tahun 2016 hingga 2022.
"Pelaku adalah inisial RA (53) yang mencabuli anak kandungnya sendiri M (22)," ungkap Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, dalam keterangannya di Lebak, Minggu (23/10/2022).
Pelaku melakukan pencabulan itu dimulai pada tahun 2016 lalu, dimana saat itu korban masih berusia 16 tahun atau usia dibawah umur. Korban M pada 2016, kala itu hendak pergi ke sebuah pondok pesantren di daerah Jawa Tengah bersama dengan ayahnya naik bus, namun korban tertidur di dalam bus, dengan kepala bersandar di bahu tersangka.
Setelah itu, sang ayah yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu merangkul korban dengan tangan kanan dan berulang kali meremas payudara kanan korban secara berulang kali.
"Tindakan tidak senonoh ini membangunkan korban dan langsung melepaskan tangan pelaku," ujarnya.
Kasus pencabulan yang dilakukan tersangka kembali terulang pada Juni 2017 lalu saat ia masuk kamar saat korban sedang tidur. Tersangka lalu memegang tangan korban, kemudian menyuruh anak kandungnya untuk diam sambil mengucapkan kalimat dalam bentuk ancaman hingga korban ketakutan.
"Selanjutnya, tersangka menyetubuhi korban,” ujarnya melanjutkan.
Dia mengatakan, tersangka kembali melakukan aksi cabulnya itu pada Kamis (22/7/2022) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB setelah mengirimkan pesan kepada korban melalui aplikasi WhatsApp.
Namun pesan tersebut tidak dibalas oleh korban karena ketakutan. Namun pintu kamar korban tak terkunci, sehingga tersangka dengan laluasa masuk ke dalam kamar korban dan melakukan perbuatan cabul itu lagi.
Baca Juga: Siswi SMA Sidoarjo Dicabuli Tetangganya Hingga Hamil 2 Bulan
Kepolisian setempat kini sudah mengantongi data kasus pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri itu, dengan sejumlah barang bukti diantaranya hasil visum, tangkapan layar yang berisikan pesan tersangka serta pakaian korban dan tersangka.
Atas perbuatannya itu, tersangka sang ayah kandung dijerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 dan atau Pasal 76E jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak, subsider Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12. Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan atau Pasal 289 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.
(Antara)
Berita Terkait
-
Bejat! PNS Di Banten 6 Tahun Cabuli Anak Kandung Sendiri, Pesan WA Jadi Bukti
-
Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Ditemukan Dinkes Kota Tangsel
-
Perumahan di Kabupaten Tangerang Makin Dilirik, 'Ibarat Intan, Tinggal Diasah'
-
Kunjungi Desa Badui, Sandiaga Uno Targetkan 2024 Pariwisata Serap 4,4 juta Tenaga Kerja Baru
-
Jembatan Cimanyak, Akses Vital Empat Desa di Lebak Banten, Ambruk Diterjang Banjir
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas