/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 21:45 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno. (Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan, pada 2024 mendatang akan terserap 4,4 juta tenaga kerja baru di sektor pariwisata. 

“Kita berharap penyerapan tenaga kerja itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, di Lebak, Banten, Minggu (16/10/2022).

Menurut Sandiaga, penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata memiliki efek berantai yang cukup besar dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Selain itu, juga dapat meningkatkan penyerapan tawaran pekerjaan hingga 6 kali lipat. 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan akan menyerap 1,2 juta lapangan pekerjaan pada 2022 dan 4,4 juta pada 2024.

"Kami yakin sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat dan mampu mengatasi pengangguran," kata Sandiaga Uno. 

Saat ini, lanjutnya, Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif menggelar kompetisi 50 desa wisata melaui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), didampingi oleh Bank Central Asia (BCA) dan komunitas lainnya.

Dengan diselenggarakannya kompetisi desa wisata tersebut, dapat menjadikan kearifan lokal yang harus dibudayakan dan dilestarikan.

Selain itu, juga dapat kembali menggairahkan objek wisata yang sempat lesu dan melambat karena pandemi.

"Kami optimis destinasi wisata akan kembali bangkit dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat," kata Sandiaga Uno.

Baca Juga: Parkir Pesawat Delegasi G20 Berpotensi Jadi Masalah, Luhut Minta Kemenhub Bereskan

(Ilustrasi) Kegiatan Seren Taun Kasepuhan Cibarani di Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten. [IST] (sumber: IST)

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupten Lebak, Imam Rismahayadin mengungkapkan, selama 10 bulan terakhir kunjungan wisatawan ke daerah ini mencapai 800 ribu wisatawan baik dari dalam dan luar negeri. 

Para wisatawan itu mengunjungi sejumlah objek wisata, seperti Bumi Di Atas Awan Citorek, Desa Wisata Saba Badui, Pantai Sawarna, Pemandian Air Panas, Air Terjun (Curug), Goa Sangkir, Museum Multatuli, Kolam Renang Cipanas, Arung Jeram Sungai Ciberang, Permainan Air Curugbitung dan BIM Rangkasbitung.

Ia juga memperkirakan destinasi kawasan wisata dapat menghasilkan perputaran uang hingga Rp 40 miliar, bila berdasarkan pada rata-rata pengeluaran wisatawan sebesar 50.000 rupiah per orang dalam total kunjungan wisatawan sebesar 800 ribu orang selam periode Januari-September 2022.

Imam mengatakan, peredaran uang sebesar itu dipastikan akan menyerap ribuan tenaga kerja dan orang antar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah daerah mendorong kunjungan wisatawan, yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat dan mengatasi pengangguran. 

"Kami percaya dengan adanya dukungan transportasi yang mudah dari commuterline Rangkasbitung - Jakarta, serta Tol Serang – Panimbang hanya 1,5 jam dari Jakarta, tujuan wisata Lebak akan tumbuh dan berkembang.” pungkasnya.

(Antara)

Load More