/
Jum'at, 25 November 2022 | 12:06 WIB
Dokumentasi Pribadi/@aniesbaswedan

Relawan Amanat Indonesia membuat pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) ketar-ketir, apalagi sudah menyatakan beberapa sikap politik terkait Pilpres 2024.

Pengurus Partai PAN langsung responsif terkait pernyataan politik relawan amanat indonesia tersebut untuk Pemilu 2024.

"Mereka mendeklarasikan diri sebagai relawan adalah atas nama sikap pribadi. Mereka tidak mewakili institusi PAN," kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi di Jakarta, baru-baru ini.

Secara tegas Viv mengatakan, bahwa deretan Relawan Amanat Indonesia rerata bukan lagi pengurus dan atau keanggotaan yang tidak aktif di Partai Amanat Nasional.

"Sudah tidak aktif mereka dan bahkan ada yang telah berpindah gabung ke partai politik sebelah," kata Viva.

Bagaimana dengan pernyataan politik tersebut, sesuai degnan Rakernas PAN 2022? Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menjawab, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai pemegang mandat dan tugas, sesuai hasil Rapat Kerja Nasional PAN 2022.

"Langkah dan sika politik PAN telah diamanatkan ke Pak Ketum, Zulkifli Hasan. Kepada beliu ada keputusan, pandang politik serta langkah strategis soal dukungan terhadap capres di Pemilu 2024," urai Viva.

Sebab menurut Viva, PAN tidak sembarang dalam memberikan dukungan kepada capres maupun cawapres.

"Apa yang terjadi di luar bukan mewakili PAN karena kami jelas mengikuti alur dan hasil keputusan Rakernas PAN 2022."

Baca Juga: Relawan PAN Dukung Anies Baswedan, Eddy Soeparno: Bukan Mau Partai

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani, sekait relawan yang memberikan dukungan terhadap Anies Baswedan. Arsul Sani mengaku sama, tidak mewakili partai. [*]

Load More