Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah mengungkap hasil penyelidikan terbaru atas kasus Perkosaan Perwira Paspampres terhadap Prajurit Wanita Divif 3 Kostrad. Dalam temuan fakta terbaru itu, ternyata mereka berdua saling suka sama suka.
Menurut hasil investigasi, tidak ada indikasi yang merujuk bahwa itu adalah perlakuan paksa dalam melakukan hubungan seksual.
"Tapi ternyata dalam berjakan pemeriksaan adan perkembangan baru yang menyatakan atau mengindikasi ini tidak dilakukan dengan paksaan, berarti suka sama suka," kata Panglima TNI, Andika Perkasa, Kamis (12/8/2022) di Solo.
Andika juga mengatakan jika keduanya telah beberapa kali melakukan hubungan intim. Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir, prajurit berinisial Letda Caj (K) GER tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Beberapa kali kan bukan pemerkosaan, sehingga arahnya adalah keduanya menjadi tersangka," ujar Andika.
Sebelumnya, perwira Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF dilaporkan dalam kasus pemerkosaan Letda Caj (K)GER. Pemerkosaan tersebut dilakukan saat keduanya sedang bertugas untuk pengamanan KTT G20 di Bali November 2022.
Pada Selasa (15/11/2022) malam, korban berada di kamar hotel di kawasan Jimbaran, Bali karena merasa kurang enak badan.
Saat beristirahat, Letda Caj (K) GER mendengar bunyi bel pintu kamarnya. Meskipun tidak enak badan, GER mencoba membukakan pintu dan menemukan Mayor Infanteri BF sudah ada di depannya.
“Ada perlu apa?” tanya Letda Caj GER bertanya kepada Mayor Infanteri BF.
Baca Juga: Gerard Pique Bakal Kembali ke Pangkuan Shakira, Clara Chia: Tak Tahan
Mayor Infanteri BF mengatakan bahwa ia ingin berbicara perihal koordinasi kegiatan pengamanan.
Karena korban dalam keadaan tidak fit, Mayor Infantri BF memaksa masuk ke dalam kamar untuk melanjutkan niatnya membicarakan koordinasi kegiatan.
Saat di dalam kamar, Mayor Infanteri BF dan Letda Caj GER kemudian duduk di sofa dalam posisi terpisah. Saat itu, korban meminta pelaku untuk segera mengirimkan titik koordinasi operasi atau penugasan.
Namun, Letda. Caj GER perlahan mulai tak sadarkan diri. Mayor Infanteri BF, melihat korban dalam keadaan setengah sadar, segera lah ia memulai aksi bejatnya dengan menyentuh pahanya dan memegang tangan korban.
Letda Caj GER masih bisa merasakan sentuhan Mayor Infanteri BF dan langsung menghindarinya. Namun karena kesadarannya terus menurun, Mayor infanteri BF diduga leluasa melakukan aksi cabulnya itu.
Keesokan paginya, Letda Caj GER baru tersadar dan menemukan dirinya sudah tidak mengenakan pakaian serta diselimuti rasa taku hingga menyebkan trauma pada dirinya.
Tag
Berita Terkait
-
Kena Pasal 281 KUHP, Prajurit Kostrad yang Disebut Diperkosa Perwira Paspampres Kini Jadi Tersangka!
-
Diungkap Panglima TNI! Kasus Pemerkosaan Perwira Paspampres ke Kowad Kostrad Ternyata Suka Sama Suka!
-
Usai Pensiun, Jenderal Andika Disebut Bidik Posisi Tak Terduga Ini di Dunia Politik
-
Janji Laksamana Yudo Margono Jika Jadi Panglima: 'Tak ada lagi TNI Arogan'
-
Ungguli Panglima TNI Andika Perkasa, Ridwan Kamil Teratas Calon Wakil Presiden
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Kiper Arab Saudi Pakai Kacamata Hitam Khusus Jelang Lawan Uruguay
-
5 Fakta Gila Usai Jepang Sukses Menahan Imbang Belanda: 7 Laga Tanpa Kalah
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Belanda Gagal Kalahkan Jepang, Virgil van Dijk Diibaratkan Pesawat Boeing Susah Gerak
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol