Nuansa multikulturalisme di Padang sangat kental selama rentetan Perayaan Imlek 2574 atau 2023 Masehi. Salah satunya terlihat selama kegiatan Pasar Malam Imlek Padang, di Kota Tua, yang berada di dua kecamatan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Seperti laporan dari Teraskabar.com, Minggu (15/1/2023) malam, tampak pertunjukan Barongsai atau Lion Dance termasuk peragaan busana (Fashion Show) menghibur para wisatawan mancanegara dan domestik di Padang.
Selama Pasar Malam Imlek, sejak dibuka Rabu 11 Januari 2023 dan berakhir 15 Januari kemarin. Kota Tua tampak padat, roda perekonomian juga berputar.
Serunya lagi, jajanan atau kuliner tradisional etnis Tionghoa dan Minang turut berkontribusi selama Pasar Malam Imlek di Padang. Bukan itu saja kata tokoh muda Iswanto Kwara, ada juga pasar murah.
"Saya melihat ada juga bahan pokok yang juga dijual untuk pengunjung, aksesoris dan lainnya. Semua serba murah dan meriah mengisi rangkaian Imlek," kata Iswanto Kwara, yang juga anggota DPRD Padang, kutip Teraskabar.com, Senin (16/1/2023).
Nuansa multikulturalisme Minggu malam begitu berseri, apalagi ketika para model catwalk di jalan dari laman Hok Tek Tong menuju Kelenteng She Hien Kiong, bangunan yang berdiri sejak 1861.
Para pengunjung dari berbagai daerah datang, semua berbaur dan menikmati suguhan hiburan di Kota Tua Padang.
Peragaan Busana Etnik di Padang
Peragaan busana atau Bahasa Inggris: Fashion Show turut mengisi acara Pasal Imlek Padang. Para model memeragakan busana etnik Tionghoa kolaborasi desain entitas Minangkabau.
"Pakaian berbahan sulaman asli Minangkabau dengan sentuhan para desainer dengan style etnik Tionghoa," ujar Andri Tanzil, desainer sekaligus pengusaha salon kecantikan di Padang, Sumatera Barat.
Baca Juga: Viral Ucapan Cak Nun Jokowi Disebut Fir'aun, Kader PSI Beri Balasan Menohok
Andri Tanzil menuturkan, peragaan busana atau fashion show tersebut salah satu agenda dalam menyambut Cap Go Meh 2023 dengan menampilkan hasil karya bersama di Pasar Imlek Padang.
"Kami kolab berempat dan persiapan kami cuma tiga hari hingga akhirnya bisa tampil malam ini," ujar Andri Tanzil.
Persaudaraan dan Ekonomi
"Hadirnya pasar malam tentu memberi dampak baik, bukan saja berdampak ekonomi bagi warga. Juga memberi nuansa multikulturalisme, ada perbauran ada persaudaraan," tutup Iswanto Kwara. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS