Artis sekaligus politisi Lucky Hakim baru-baru ini menjadi sorotan disebabkan dirinya menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu, Jawa Barat.
Lucky Hakim menjabat sebagai Wabup Indramayu sejak 2021 mendampingi Bupati Nina Agustina untuk memimpin Indramayu hingga 2026.
Pria pecinta reptil ini menyatakan mundur dari kursi jabatannya karena merasa tidak bisa memenuhi janjinya saat kampanye pada rakyat selama menjabat sebagai Wabup Indramayu.
Ia pun menjelaskan bahwa menduduki jabatan seorang pemimpin harus sadar betul bahwa ia digaji oleh rakyat dan harus memenuhi kebutuhan rakyat yang dipimpinnya.
Pria kelahiran Cilacap tersebut mengakui dirinya malu karena menikmati uang rakyat serta kemewahan yang ia dapatkan bersama keluarganya. Apalagi kemewahan tersebut datangnya dari pajak rakyat kecil yang ada di Indramayu, sebagaimana berprofesi sebagai petani.
"Betapa malunya dan tidak tahu dirinya saya ini kalau tetap bertahan sebagai Wakil Bupati," ujar Aktor film ini dikutip dari YouTube Rasis Infotainment yang tayang pada Rabu (15/2/2023).
Lucky juga membeberkan mengenai uang pendapatan yang ia dapat selama menjabat. Mulai dari uang makan mencapai lebih dari Rp 100 juta per bulan, juga uang tunjangan sekitar Rp 200 juta perbulan yang diterimanya selama menjabat.
"Bayangkan saja, untuk uang makan-minum saja, seorang Wakil Bupati itu sampai lebih dari Rp100 juta per bulan di luar gaji, padahal sudah dapat tunjangan," tutur Lucky Hakim.
"Take home pay bisa lebih dari Rp200 juta. Yang bayar siapa? Yang bayar rakyat," imbuh mantan suami Tiara Dewi dan Indadari tersebut.
Baca Juga: HUMMM! Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Calon Janda Ternyata Miliki Harta Kekayaan yang Amazing
Ia pun akhirnya malu karena tidak bisa merealisasikan janji kampanyenya saat maju sebagai Wakil Bupati Indramayu yakni membayar gaji guru ngaji, guru honorer, hingga menyediakan ambulans gratis di setiap desa.
Namun untuk menebus kesalahan dan rasa bersalahnya, Lucky tidak mengambil anggaran uang makan dan minum sebagai Wabup Indramayu sekitar Rp 170 Juta .
"Karena terlalu mewah. Saya sudah nggak ambil lagi dari tahun lalu," tegas Lucky Hakim.
Berita Terkait
-
Mundur dari Wabup Indramayu, Lucky Hakim Tak Tega Telan Keringat Rakyat: Uang Makan Minum 100 Juta
-
Turun dari Jabatan Wakil Bupati Indramayu, Total Kekayaan Lucky Hakim Capai Rp 11 Miliar
-
Mundur dari Jabatan Wabup Indramayu, Lucky Hakim Akan Dipanggil Gubernur Jabar Ridwan Kamil
-
Lucky Hakim Wakil Bupati Indramayu Penyuka Binatang Mundur
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional