Serang Suara - Badan Intelijen Negara (BIN) kini jadi perhatian netizen, lantaran statement Kepala BIN Budi Gunawan sebut aura Presiden Joko Widodo pindah ke Prabowo Subianto.
Bukan itu saja, Presiden Jokowi belakangan ini memberi instruksi kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto agar mengorkestrasi informasi intelijen di berbagai lembaga dan institusi agar menjadi sebuah informasi yang satu serta solid untuk kepentingan pembuatan kebijakan-kebijakan yang tepat atau paling tidak mendekati benar.
Publik menduga ada politisasi BIN dengan Kementerian Pertahanan RI, hal ini kemudian dijawab langsung Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan.
Menhan Prabowo Subianto menegaskan bahwa Badan Intelijen Negara (BIN) bukan berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Sekait dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo, Prabowo menerangkan sekaligus meluruskan bahwa Kementerian Pertahanan hanya berperan sebagai koordinator untuk mengorkestrasi informasi.
Kemudian disampaikan ke presiden untuk menentukan arah kebijakan dengan cepat dan tepat, sesuai informasi yang telah masuk.
"Tidak, (BIN) tidak di bawah ke Kemhan. (Kemhan) diperintahkan oleh presiden untuk semacam koordinator, untuk membantu presiden menilai," kata Prabowo saat di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023).
Belakangan ini Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen (BIN) acap muncul di media, bahkan menyebut aura Presiden Jokowi beralih ke Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bakal calon presiden dari Partai Gerindra.
Hal itu dianggap Kepala BIN Budi Gunawan karena Prabowo Subianto acap mendampingi Presiden Jokowi menemui masyarakat, walau kemudian Presiden Jokowi tertawa mendengar hal itu.
Baca Juga: Gedung Kemendagri Terbakar Jumat Malam, Puluhan Pemadam Berjibaku
Momen tersebut ketika Prabowo Subianto duduk di samping Presiden Jokowi, dan mendoakan yang terbaik untuk Prabowo dalam Pilpres 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi