/
Kamis, 13 Juli 2023 | 13:20 WIB
TKP pencurian modus ban kempis di Tangerang Selatan (SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah)

Serang.suara.com - Seorang warga Indra mengaku kena rampok saat sedang belanja di salah satu agen toko sembako di Cilame, Kecamatan Serang Kota Serang, Banten.

Uang setoran buat belanja sembako disikat rampok senilai Rp 65 juta ketika sedang melakukan transaksi dengan agen sembako di Kota Serang itu.

Ia tidak menyangka kalau orang tidak dikenal itu (OTK) merupakan perampok, lantaran saat itu Indra sedang transaksi dan posisi pelaku berada di belakangnya buat mengantre.

Indra menuturkan, kalau peristiwa perampokan terjadi sangat cepat berlangsung. Ketika Selasa (11/7/2023) ia hendak belanja dan membayar tagihan ke agen sembako di Cilame itu.

Semula ia mengira kalau orang itu merupakan pembeli, dan ternyata pelaku tindak kriminal. Ketika itu Indra membawa uang Rp 85 juta buat disetor ke agen sembako, dan baru menyerahkan senilai Rp 20 juta.

Saat agen sedang menghitung uang tagihan itu, tiba-tiba orang tidak dikenal dari belakang langsung seret tas berisi uang sisa tagihan, yan ditaksir Rp 65 juta.

Korban perampokan di toko sembako itu pun kaget dan mengejar pelaku yang melarikan uang miliknya. Nahas, pelaku tidak sempat ia tangkap walau sudah mengejar.

Polisi setempat sudah melakukan olah tempat kejadian perkara alias TKP, setelah korban kehilangan jejak pelaku.

"Saya kejar sampai ke Lotte Pandean tapi hilang jejak," ungkap Indra korban rampok di toko agen sembako Cilame.

Baca Juga: Sayang! Selain Welber Jardim, Ada Tiga Pemain Keturunan Top U-17 Tidak Ikut Seleksi

"Saya sudah laporkan ke Polsek Calung, sudah didatangi lokasi kejadian itu," katanya.

Indra kini tertegun dan berharap agar polisi dapat menangkap pelaku yang telah merampok uang tagihan sembako miliknya sebesar Rp 65 juta itu. [*]

Load More